Kunjungi DPC PDIP Boyolali, Puan: Jangan Jeruk Makan Jeruk

Ketua DPD PDIP sekaligus Ketua DPR RI yakni Puan maharani melakukan kunjungan kerja ke Jawa tengah. Kunjungannya kali ini diprioritaskan untuk wilayah Solo Raya termasuk ke DPC PDIP Kabupaten Boyolali. Dalam kunjungannya tersebut, Puan juga memberikan pengarahan kepada para jajaran pengurus yang ada di DPC PDIP Boyolali.

Kedatangan Puan pun mendapat sambutan dari pimpinan DPC Boyolali. Puan didampingi oleh sejumlah elite politik PDIP, termasuk putra presiden Joko Widodo yang mpo88 saat ini menjabat sebagai Walikota Solo, yakni Gibran Rakabuming Raka.

“Ini merupakan kehadiran saya di Dapil secara langsung setelah pandemi Covid-19 melanda kurang lebih 2 tahun. Saya sudah kangen banget,” ungkap Puan dalam keterangannya Kamis (20/1/2022)

Puan mengaku jika sudah lama dirinya ingin melakukan kunjungan Dapil Jawa Tengah V, yang mana menjadi wilayah Dapilnya. Tetapi keinginan tersebut kemudian diturunkan karena adanya pandemi Covid-19 yang melanda.

meski begitu, Puan mengaku jika dirinya tetap ingin menjalankan kewajibannya sebagai anggota dari Dapil meskipun tidak secara langsung.

“Semua program telah saya kirimkan melalui struktur partai agar nantinya bisa diterima masyarakat. Kewajiban siri saya sebagai anggota Dapil juga harus terus dilakukan meskipun tidak bisa secara langsung,” lanjutnya.

Ia juga mengingatkan kepada seluruh kader dari PDIP supaya selalu waspada akan bahaya dari Covid-19. Terlebih lagi menuju Pemilu 2024, Puan menekankan agar semua masyarakat tetap sehat sehingga bisa berlaga dalam medan politik.

“Cuma Kabupaten Boyolali yang jumlah perolehan kursinya paling bnyak dibandingkan daerah yang lain. Yakni ada sekitar 35 kursi dari 45 kursi DPRD. Oleh karena itu, mari kita terus perjuangkan supaya perolehan kursi dari PDIP terus naik,” serunya.

“Boyolali menjadi wilayah paling solid, apalagi saat pak Seno (mantan Bupati kabupaten Boyolali) memimpin. Kedepannya tentu kita semuanya harus bertanggung jawab, nggak boleh turun dari jumlah kursi yang sekarang. Jika yang kemarin sudah solid, maka yang sekarang harus jauh lebih solid lagi,” imbuhnya.

Jejak Perjuangan PDIP

Ditengah-tengah kunjungannya, Puan juga kembali mengulas bagaimana perjuangan dari PDIP dalam mencapai puncak kekuasaan. Menurutnya, hal tersebut tidaklah bisa diperoleh dengan mudah.

“Setelah 10 tahun lamanya berpuasa, kemudian sekarang 7 tahun telah berkuasa. Enak tidak? Tanya Puan kemudian dijawab serentak oleh pada kader PDIP yang hadir.

Puan mengatakan agar semua kader PDIP harus bekerja demi kesejahteraan rakyat. Dengan begitu PDIP nantinya akan bisa kembali berjaya di 2024.

“Semua harus mengikuti apa instruksi yang sudah ditetapkan dari ketua umum. Dan saya pun selaku petugas partai juga mengikuti apa instruksi dari ketua umum. Jangan berhenti bergerak apalagi di masa pandemi seperti saat ini. Dengan kekuasan yang kini tengah ada, kita berusaha mengatur agar bagaimana bisa bermanfaat untuk masyarakat sehingga di 2024 mendatang kita bisa dipercaya kembali. Atur barisan dan selalu koordinasi, jangan jeruk makan jeruk,” ungkapnya Puan lagi.

Puan juga mengatakan jika semua kader struktural partai yang tidak dapat bekerja akan diberikan evaluasi dari DPP. Ia pun memberikan semangat bagi para jajaran pengurus di DPC Boyolali. “Boyolali merupakan bagian dari Jawa Tengah, dan Jawa Tengah merupakan kandang Banteng. Jawa tengah selalu menjadi penentu dari suara kemenangan PDIP. Tolong untuk Boyolali dipersiapkan karena bukan hanya untuk Boyolali saja, namun juga untuk Jawa tengah dan secara nasional,” tutup Puan.