Dikritik “Macan Jadi Mengeong” Prabowo Ambil Sikap Tak Ambil Pusing Para Penyebar Hoax

Menteri pertahanan Republik Indonesia, Prabowo Subianto tengah diserang isu hoax dari seseorang. Menhan Prabowo Subianto disebut sebagai “Macan yang Jadi Mengeong” oleh seorang pria bernama Edy Mulyadi di sebuah media sosial. Prabowo ambil sikap untuk tak ambil pusing atas para penyebar hoax tersebut.

Prabowo Ambil Sikap Tak Ambil Pusing Para Penyebar Hoax

Ditemui di tempat yang berbeda pada hari Sabtu 22 Januari 2022, jubir Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak memberikan tanggapannya terkait berita hoax tersebut. Dahnil membeberkan bahwa menteri pertahanan Indonesia ini tidak mempunyai cukup banyak waktu luang untuk mpo88 mengurusi segala berita hoax yang dilemparkan kepadanya. Untuk saat ini, sang menteri sedang terfokus untuk mengurus pekerjaannya yang utama yaitu memperkuat pertahanan dari negara Republik Indonesia.

Dahnil berujar “Sepertinya bapak Prabowo ambil sikap untuk tidak mengurus para penebar hoax tersebut, karena beliau tidak mempunyai cukup waktu luang. Untuk saat ini, bapak Prabowo Subianto sedang menyibukkan diri dengan bekerja untuk memperkuat pertahanan dari negara Republik Indonesia” jelasnya kepada awak media yang meminta keterangan.

Laporan Dari Pihak Gerindra Untuk Edy Mulyadi Ke Kepolisian

Di tempat lain, perwakilan dari pihak DPD Partai Gerindra wilayah Sulawesi Utara merasa tidak terima atas perlakuan Edy Mulyadi yang menghina ketua umumnya sampai seperti itu. Mereka merasa perbuatan yang dilakukan oleh Edy sudah sangat keterlaluan dan tidak bisa dibiarkan saja. Akhirnya mereka memutuskan untuk melaporkan Edy Mulyadi ke Polda Sulawesi Utara atas tuduhan penghinaan terhadap Menteri Pertahanan Republik Indonesia.

Ketua DPD Gerindra wilayah Sulawesi Utara pada hari Sabtu tanggal 22-01-2022 menuturkan  “Memang benar, Pak Prabowo Subianto kan ketua umum kita. Beliau juga merupakan ikon dari partai Gerindra, sehingga menjadi kebanggaan dari kader partai Gerindra. Kami merasa sangat tidak terima apabila pak Prabowo Subianto difitnah dan dihina orang” lanjut Cony Lolyta Rumondor menjelaskan.

Laporan dari perwakilan partai Gerindra wilayah Sulawesi Utara ini teregister di dalam laporan kepolisian (LP) nomor LP/B/29/I/2022/SPKT/POLDA SULUT. Di dalam laporan ini menyebutkan bahwa Edy Mulyadi dilaporkan atas dugaan menyebarkan ujaran kebencian lewat media sosial pada tanggal 21 Januri 2022. Ini merupakan tindakan tegas para kader Partai Gerindra untuk mereka yang telah berani menghina dan memfitnah ketua umumnya Prabowo Subianto.

Conny pun melampirkan bukti berupa rekaman video yang diupload oleh tersangka. Di dalam video itu, Eddy diduga mengucapkan penghinaan kepada Prabowo Subianto dengan menyebut beliau sebagai “Macan yang Mengeong”. Ucapan inilah yang kemudian menyulut kemarahan para kader Gerindra di wilayah Sulawesi Utara yang merasa tidak terima apabila ketua umum mereka dihina dan difitnah seperti itu.

Berikut adalah kutipan dari ucapan Eddy dalam video tersebut. “Masa Menhan gak tahu apa-apa sih, cuma begini aja? Macan yang jadi kayak mengeong aja, padahal kan mantan jenderal bintang tiga” teriaknya dalam video di medsos.

Dia pun melanjutkan perkataannya seperti ini, “Halo, Prabowo, masak nggak ngerti sih begini aja? Kamu bisa denger saya nggak Prabowo Subianto? Kamu sebagai menteri pertahanan, masak itu aja gak masuk hitungan? Teriaknya kemudian.

 Sedangkan perwakilan dari kepolisian, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Jules Abraham, ketika dimintai keterangan terkait pelaporan tersebut pun memberikan tanggapannya, laporan yang masuk tersebut masih dalam proses dipelajari dan dicek dulu. “Kami cek dan pelajari dulu” sahut Jules memberikan keterangannya tentang kasus ini. Dari kasus diatas memberikan pembelajaran yang sangat berharga bahwa bijaklah dalam menggunakan media sosialmu karena dapat membahayakan.