Pilpres 2024: Airlangga Hartarto Klaim Elektabilitasnya Naik Berkat Pasang Billboard

Billboard dengan foto Airlangga Hartarto  sebagai Ketua Umum Golkar, tersebar di banyak kota di Indonesia. Berkat pemasangan billboart tersebut, Airlangga Haratarto menggklaim kalau elektabilitas dirinya naik menjelang Pemilihan Presiden 2024. Hal tersebut menurutnya diiringi dengan meningkatnya elektabilitas Partai Golkar.

Penyataan tersebut ia sampaikan saat menjadi pembicara dalam perayaan Hari Ulang Tahun ke 57 Partari Golkar pada hari Sabtu 23 Oktober 2021. “Alhamdulillah, tren elektabilitas Partai Golkar terus mengalami peningkatan yang signifikan. Demikian pula dengan calon presiden yang ditandu Partai Golkar, popularitasnya mengalami kenaikan dan elektabilitasnya, sudah menggambarkan tren adalah yang kita kerjakan masih 2 tahun lagi, kita kerja keras,” ungkapnya.

Kerja Keras Kader Golkar  

Arilangga Hartarto yang juga menjabat sebagai Menko Perekonomian ini mengatakan kalau naiknnya elektabilitas dirinya dan Parta Golkar adalah berkat kerja keras mpo88 dari semua kader partai. Kerja keras tersebut terimplementasi dalam upaya sosialisasi kepada masyarakat baik dalam bentuk kegiatan kemasyarakatan maupun pemasangan billboard yang tersebar di berbagai kota.

“Hal ini (elektabilitas) tentu karena kerja keras seluruh kader Partai Golkar yang sudah bekerja mempublikasikan gambar ketua umum partai lewat pemasangan billboard dan media luar,” katanya. Seperti yang dapat disaksikan di banyak tempat, foto Airlangga Hairtarto dengan background warna kuning khas Golkar terpampang. Dalam billboard tersebut juga disertai slogan Kerja untuk Indonesia, Airlangga Hartarto 2024.

Menko Perekonomian presiden Joko Widodo ini juga mengatakan kalau dirinya secara seksama mengikuti kegiatan sosial kemasyarakatan dari para kader Golkar. Utamanya, yang dilakukan untuk membantu masyarakat menghadapi krisi akibat pandemi Covid-19.

“Salah satunya bakti sosial Jumat peduli yang telah dilaksanakan oleh Ikatan Istri Partai GOLKAR (IIPG) yang dipimpin Ibu Yanti Airlangga,” ujarnya. Oleh karena itu, Airlangga Hartarto mengajak seluruh kader untuk terus melaksanakan strategi pemenangan Pemilu 2024.

Dirinya berharap agar semua kader selalu fokus bekerja, demi mendongkrak elektabilitas selama dua tahun ke depan. Selain itu, ia juga berkeinginan untuk meningkatkan kualitas kader Partai Golkar supaya lebih banyak mendapatkan pengetahuan dan kemampuan.

Konsisten Dukung Pemerintahan Joko Widodo hingga 2024

Dalam forum yang sama, Airlangga Hartarto juga memastikan bahwa partai yang ia pimpin akan tetap akan tetap memihak pemerintahan presiden Joko Widodo sampai tahun penyelenggaraan Pemilu 2024. Dirinya menilai bahwa pemerintah saat ini memiliki kinerja yang sangat baik kendati harus menghadapi pandemi covid-19.

Sebagai ketua umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto mengapresiasi kinerja pemerintah selama dua tahun di periode kedua kepemimpinan Joko Widodo. Terlebih, dalam upaya penanganan pandemi yang tidak hanya berdampak pada kesehatan namun juga ekonomi masyarakat.

“Sebagai bagian kelompok pendukung pemerintahan Presiden Bapak Jokowi, partai Golkar tetap dan berkomitmen untuk mengawal, mendukung dan menyukseskan pemerintahan hingga tahun 2024,” tegasnya.

Menurutnya, tidak ada keraguan bagi Parta Golkar untuk terus secara aktif membantu pemerintah dalam upaya pemulihan ekonomi nasional. “Partai Golkar wajib tetap memiliki peran aktif dan bersumbangsih untuk pemulihan ekonomi nasional dalam rangka membangun kembali ekonomi terutama penciptaan lapangan kerja untuk rakyat,” kata sambungnya.

Airlangga juga menyinggung soal perlunya akselerasi agar pendapatan masyarakat kembali meningkat. Ketimpangan ekonomi harus dikurangi secara signifikan  dan kelompok kelas menengah harus diperbesar lagi. “Pandemi COVID tentu berdampak terhadap sektor ekonomi, kehidupan sosial dan juga tingkat kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.

Ganjar dan Sandiaga Direkomendasi oleh Organisasi Sayap Golkar Jadi Cawapres Airlangga

caffreyforcongress.org – Dito Ariotedjo selaku Ketua Umum Organisasi Sayap Partai Golkar, AMPI ( Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia ) menyarankan duet Airlangga Hartarto bersama dengan para pemuda yang memiliki tingkat popularitas banyak versi survei pendapat publik.

Dito menilai, setidaknya tersedia 7 tokoh yang berpotensi jadi calon wakil presiden mendampingi Airlangga. Namun, dia menilai cuma tiga orang yang pas.

“Dari 7 opsi itu, karena menurut saya Pak Airlangga Hartarto sesuai berdampingan dengan Pak Anies, Sandiaga Uno dan Pak Ganjar,” ungkap Dito waktu dihubungi oleh media merdeka.com, Selasa (21/9). Empat lainnya yang diakui potensial yakni Gibran Rakabuming Raka, Khofifah Indar Parawansa, Ridwan Kamil dan Muhaimin Iskandar.

Anies hingga kini belum punya partai politik. Peluangnya diusung parpol manapun tetap terbuka lebar. Sementara Ganjar dan Sandiaga punya peluang kecil di situs slot online parpolnya masing-masing. Ganjar harus beradu bersama dengan Puan Maharani dan Sandiaga bersama dengan Prabowo Subianto.

Dito menjelaskan, ketiga calon berikut jadi pelengkap bagi kebolehan Airlangga kala ini. Menurut dia, Airlangga kuat di partai dan punya latarbelakang teknokrat.

“Walaupun beliau ketum partai, sisi teknokrat beliau terlampau kental. Sangat profesional di bidang industri dan ekonomi,” kata Dito.

Kemudian sosok Anies, Ganjar dan Sandiaga Uno memiliki pengetahuan sebagai kepala daerah. Hal ini yang dipercayai sebagai paket lengkap untuk Pemilu 2024.

“Pak Anies, Pak Ganjar, Pak Sandi memiliki pengalaman banyak sebagai kepala daerah yang notabene ahli menghadapi penduduk luas dan komunikasi politik yang mengayomi. Kombinasinya terlampau pas terkecuali jadi duet di pilpres berikutnya,” tegas Dito.

Dito yakin, Airlangga dan Partai Golkar bisa melobi ketiga orang berikut untuk bisa maju dalam kontestasi di Pemilu 2024. Walaupun dia menyatakan, Ganjar dan Sandiaga adalah kepala daerah partai politik lain.

“Partai Golkar merupakan partai yang memilikijam terbang tinggi tentu punya strategi-strategi melobi yang mumpuni,” katanya.

“Tapi kala ini pak AH sebagai ketua KC PEN bakal fokus mengatasi Covid dan kebangkitan ekonomi Indonesia. Karena Pak AH pemimpin yang mementingkan Indonesia dan kesejahteraan penduduk kita,” jadi Dito.

Sebelumnya, PDIP melarang seluruh kadernya untuk berbicara calon presiden dan wakil presiden untuk Pemilu 2024.

Bahkan, terkecuali tersedia kader yang ketahuan melibatkan relawan deklarasi untuk dukung capres, akan diberikan sanksi tegas.

Pengamat Politik Aisah Putri Budiatri menilai, pemberitahuan yang dibuat PDIP berikut memberikan kesempatan bagi Ganjar untuk bisa ditunjuk sebagai calon oleh PDIP sebagai presiden di Pemilu 2024.

“Sebenarnya ini justru menunjukan tersedia celah dari PDIP mempertimbangkan sebagian nama kadernya jadi capres, juga Ganjar,” kata Aisah kala dihubungi merdeka.com, Selasa (21/9).

Asalkan, kata dia, daya tawar Ganjar menjelang pemilu digelar tetap terus menerus kuat. popularitasnya tetap menanjak. Lalu kepemimpinannya di Jawa Tengah tetap menarik perhatian publik.

“Selain juga komunikasi politik pada Ganjar dan PDIP (terutama bersama dengan Megawati) dipupuk baik, maka tersedia peluang Ganjar bisa maju dari PDIP,” menyadari Aisah.

Dia menilai, sebagai politisi yang mengakar di PDIP, dan bersama dengan posisi PDIP sebagai partai juara politik kala ini. Paling menguntungkan terkecuali Ganjar maju bersama dengan PDIP. “Dan konstelasi politik menuju pemilu 2024 tetap terlampau dinamis, sehingga apa-pun bisa saja terjadi,” tutur dia.

Aisah menilai, mungkin bisa saja semasa  pergerakannya nanti Ganjar jadi balik badan dari PDIP dan diusung oleh parpol lain. Hal itu dinilai wajar sebab seorang politisi tentu bakal tetap mencari peluang politik, juga mencari kendaraan politik untuk pemilu

Dengan suasana Ganjar kala ini, kata dia, belum punya kepastian partai pengusung, dia menilai, komunikasi baik yang membuka peluang pencalonan yang pantas diakses ke siapapun.