Pernyataan Biden untuk Ukraina Putin Tak Akan Pernah Jadi Menang Atas Ukraina

Dampak peperangan yang terjadi antara Rusia dan Ukraina rupanya tidak hanya terjadi di dua negara yang bersangkutan. Tetapi juga merambah ke negara adidaya Amerika Serikat (AS). Sebagai penguasa negara NATO yang diikuti oleh Ukraina, Amerika Serikat mengutuk keras serangan Putin ke Ukraina tersebut. Konflik Putin dan Biden ini, menegaskan pernyataan Biden untuk Ukraina yaitu Putin tidak akan pernah menang atas Ukraina.

PERNYATAAN BIDEN UNTUK UKRAINA DAN RUSIA

Presiden Amerika Serikat (AS) menegaskan bahwa perang di Ukraina itu tidak akan bisa menjadi kemenangan bagi Presiden Rusia Vladimir Putin. Pernyataan Biden untuk Ukraina ini disampaikan saat kemarahan global yang terus memuncak akibat penderitaan warga sipil atas agresi dan invasi militer Rusia. Berikut pernyataan Biden ketika berbicara kepada pers di Gedung Putih pada Rabu, 9/3/2022.

Geram atas tindakan Putin

Biden merasa sangat geram atas perbuatan Putin yang dianggap telah mengancam kedamaian dunia yang telah lama tercipta selama ini. Biden juga menyalahkan Putin atas agen slot online kemarahan global dari akibat peperangan tersebut yang mengakibatkan penderitaan warga sipil atas agresinya. Menegaskan Putin tidak akan menang

Biden memberikan penegasan bahwa perang di Ukraina ini tidak akan bisa menjadi kemenangan untuk Presiden Rusia. Biden mengatakan Rusia mungkin saja akan melanjutkan kemajuan harga yang mengerikan itu. Sekarang Ukraina tak bisa menjadi kemenangan untuk dia tegas Biden memperingatkan. Biden juga mengumumkan untuk melarang impor minyak dan gas ke Rusia agar menjadi tekanan

Perang telah menyebabkan kehancuran dan harga yang mengerikan

Konflik yang terjadi di Ukraina ini telah mengakibatkan 2 juta pengungsi dan memicu harga menjadi mengerikan. Dia tak akan pernah mampu menguasai seluruh negara walaupun mungkin saja bisa merebut sebuah kota ujar Biden.

Putin terus melakukan oprasi militer ditengah sanksi berat

Walaupun beberapa negara Barat terus memberikan sanksi berat terhadap Rusia, namun Putin melanjutkan operasi militernya ke Ukraina. Rusia sepakat untuk menetapkan koridor kemanusiaan di 4 kota Ukraina.

Tetapi otoritas Ukraina menuduh itu semua hanyalah aksi publisitas Rusia. Hal ini dikarenakan banyak rute evakuasi sipil yang mengarah ke Rusia atau lebih tepatnya Belarusia sekutunya. Kedua belah pihak mulai saling menuduh adanya pelanggaran gencatan senjata. Jumlah pengungsi yang bergerak keluar dari wilayah Ukraina ini berdasarkan data PBB telah mencapai 2 juta orang.

Krisis Kemanusiaan meluas

Perang di Ukraina ini disebutkan memicu krisis pengungsi dan lebih cepat berkembang dibandingkan era Perang Dunia II di masa lalu. Menilik krisis kemanusiaan yang telah terjadi dan semakin meluas, Biden menjanjikan bahwa AS akan membantu sekutunya yang berada di wilayah Eropa, terutama yang berbatasan langsung dengan negara Ukraina.

Tujuan Amerika Serikat

Para pejabat dari Amerika Serikat mengungkapkan bahwa tujuan menyeluruh AS adalah pembatasan konflik di Ukraina untuk menghindari konflik meluas ke negara lain. Bila perang meluas maka akan memprovokasi Putin untuk konfrontasi langsung yang berpotensi melibatkan nuklir di dalamnya.

AS mengirim bantuan militer ke Ukraina

Para intelijen AS juga meyakini bahwa Rusia akan mendorong perang yang berlarut – larut, sehingga prioritas AS sekarang adalah memberikan bantuan militer untuk membantu Ukraina melawan balik. Untuk Ukraina yang pemberani dan berjuang demi negaranya, kami akan terus mendukung bersama tegas Biden.

Demikian pernyataan Biden untuk Ukraina dan menjanjikan dukungan untuk melawan penindasan, tirani, aksi pendudukan dan sarat kekerasan. Biden berada di garis depan untuk membantu Ukraina keluar dari krisis dan memberikan bantuan militernya.