Persiapan Pemilu 2024, Bawaslu Tingkatkan Kompetensi dan Standarisasi SDM

Menjelang pemilu serentak yang akan dilakukan pada tahun 2024, pihak Bawaslu sudah melakukan berbagai persiapan. Bawaslu 2024 kini akan meningkatkan standarisasi kompetensi dan sumber daya manusia yang ahli dibidangnya.

Ketua Bawaslu Abhan mengungkapkan kalau standar kompetensi itu menjadi sangat penting demi meningkatkan kapasitas pengawas pemilu. Pengembangan kompetensi ini sangat diperlukan pada tahap awal pemilihan. Kompetensi pengawasan ini seperti pengawasan dana kampanye, pengawasan data pemilihan, dan kemampuan investigasi.

Seiring dimulainya tahapan pemilu pada tahun 2022, maka kelompok pertama yang perlu dilatih adalah komisioner dan sekretariat. Latihan ini harus segera dimulai untuk menghadapi perubahan kultur terhadap SOTK dan undang-undang Pemilu No 7 2019.

Pentingnya Penguatan Kapasitas SDM Pengawasan Pemilu

Meningkatkan kapasitas SDM pada pengawasan pemilu itu sangatlah penting. Pengawas pemilu haruslah memiliki semangat kebersamaan. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi dan mencegah terjadinya tindakan radikalisme yang bisa menggoyahkan stabilitas daerah.

Penguatan kapasitas SDM Bawaslu 2024  bertujuan untuk menjaga hubungan baik antara Bawaslu Provinsi, Kota, dan reformasi mental ke arah yang lebih baik. Nantinya SDM Bawaslu akan memiliki sikap dan perilaku yang berintegritas.

Ketua Bawaslu Abhan mengungkapkan kalau sangat penting meningkatkan rasa persatuan, kesatuan dan nasionalisme pada diri pengawas pemilu. Hal ini bertujuan agar terciptalah karakter yang kuat sebagai pengawas pemilu berjiwa Pancasila.

Melihat hal ini pengawas pemilu dituntut untuk bisa berkomunikasi dengan baik, efektif, dan efisien agar bisa menjalankan tugasnya secara maksimal. sebagai mpo88 pengawas pemilu itu dalam menjalankan tugasnya tidak boleh terbawa emosi. Mengingat semua tindakan dan keputusan harus didasari oleh pertimbangan yang logis dan secara matang.

Sebagai petugas pemilu tidak boleh mengambil keputusan berdasarkan emosi. Kalau sampai terbawa emosi hasil pekerjaannya tidak objektif. Terlebih pengawas pemilu itu akan berinteraksi dengan berbagai karakter orang dalam menjalankan tugas. Jadi penting sekali memiliki kemampuan interaksi dan pemahaman orang lain dalam berbagai kondisi dan situasi.

Sebagai pengawas pemilu itu perlu meningkatkan kesadaran sosial, memiliki jiwa kepemimpinan, kemampuan dalam merencanakan, integritas, efektif dan efisien.

Bawaslu 2024 menjadi perhatian khusus dalam pelaksanaannya. Salah satunya dengan menyiapkan tim khusus untuk mengawasi media sosial selama pemilu serentak 2024. Pengawasan terhadap media sosial ini sangatlah penting agar tidak menimbulkan terjadi salah paham yang memicu perpecahan.

Bawaslu Membentuk Tim Khusus Untuk Awasi Pemilu di Media Sosial

Bawaslu 2024 akan membentuk tim yang terdiri dari biro hukum, pengawasan, dan Puslitbangdiklat. Nantinya tim tersebut akan bekerja untuk mengawasi semua yang terjadi selama pemilu di media sosial.

Bentuk pengawasan media sosial seperti adanya kampanye yang dilakukan di luar jadwal. Terdapat dugaan tindakan pidana pemilu yang terjadi di media sosial dan berbagai masalah yang terjadi di media sosial. Nantinya tim khusus tersebut akan melakukan pengawasan sesuai undang-undang di media sosial.

Di lain pihak, Abhan mengungkapkan kalau penetapan tanggal pemilihan umum 2024 belum juga ada perkembangan. Hanya ada 2 opsi yang diberikan pemerintah di bulan Mei 2024 dan yang diberikan KPU pada bulan februari 2024.

Selain mempersiapkan diri dengan memberikan pelatihan SDM dan membentuk tim khusus, Bawaslu terus menunggu kepastian tanggal penyelenggaraan pemilu. Mengingat semua kewenangan akan penetapan tanggal hanya ditangan Penyelenggara Pemilu. Sebenarnya belum adanya penetapan jadwal pemilu, tidak berpengaruh terhadap persiapan pemilu. Satu hal yang paling penting penguatan SDM agar pemilu serentak 2024 bisa berjalan dengan lancar tanpa ada masalah yang serius.