Gaya Politik Anies Baswedan Menyindir Giring, Dinilai Mirip Jokowi

Salah seorang pengamat dari komunikasi politik Universitas menghargai langkah yang dilakukan Anies Baswedan Menyindir Giring. Hendri Satrio, sang pengamat tersebut memuji langkah Gubernur DKI itu mengenai pengundangan grup band Nidji untuk menjadi pemain dalam check sound Jakarta Internasional Stadium.

Gaya komunikasi yang dilakukan Anies Baswedan tersebut dinilai sebagai upaya yang cerdas dalam menyindir lawan politiknya. Yang mana lawan politiknya adalah Giring sang mantan vokalis band Nidji. Sementara itu, Nidji yang diundang oleh Anies Baswedan merupakan band yang memiliki vokalis baru.

Anies Baswedan Menyindir Giring, Dinilai Mirip Jokowi

Hendri mengatakan bahwa langkah yang dilakukan Anies Baswedan sangat luar biasa. Dalam pengundangan band Nidji tersebut, Hendri menilai judi bola online segala kritik yang dilontarkan oleh Giring telah terbalaskan dengan elegan. Sekaligus menjawab seluruh kritikan dengan pembangunan dan tindakan.

 “Anies ini luar biasa. Dia menjawab semua kritik dengan tindakan dan pembangunan,” ungkap Hendri dalam Kompas.com.

Sementara itu, Giring yang kini telah menjadi politisi partai PSI itu seringkali melontarkan kritikan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Ketua Umum Partai PSI tersebut telah melontarkan beberapa kritikan. Kritikan yang dilontarkan Giring tersebut dinilai sangat vokal karena menyampaikan secara terang-terangan.

Kritikan yang dilontarkan oleh Giring sang Ketua Umum PSI terakhir adalah mengenai kinerja pembangunan Pemprov DKI. Giring secara tidak terduga melakukan inspeksi mendadak ke sirkuit Formula E di Ancol. Sirkuit yang terletak di Jakarta Utara tersebut menjadi sasaran kritik yang dilontarkan Giring kepada Anies.

Beberapa waktu berselang setelah kritikan yang dilontarkan oleh Giring tersebut, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunggah sebuah video di instagram pribadinya. Video tersebut menunjukkan bahwa ia sedang menyaksikan penampilan dari Band Nidji yang sedang tampil untuk check sound.

Dalam video tersebut, terlihat Anies Baswedan sedang berpose di tribun penonton konser. Anies menunjukkan bentuk pujian kepada Band Nidji yang telah memiliki vokalis baru tersebut di caption dalam postingannya. Caption yang ditulis Anies Baswedan “tidak ada sumbang-sumbangnya” seakan memuji band tersebut.

Atas tindakan Anies tersebut, Hendri menilai bahwa dengan mengundang band Nidji ke proyek tersebut yang hampir rampung tersebut menjawab seluruh kritikan Giring terhadap pembangunan Formula E. Anies secara tidak langsung sedang meyakinkan sang Ketua Umum PSI tersebut bahwa pembangunan berjalan lancar sebagaimana mestinya.

Secara lebih lanjut, Hendri juga menilai gaya yang dilontarkan Anies Baswedan ini mirip dengan Presiden Joko Widodo. Hal tersebut dapat terjadi karena Anies sendiri pernah menjabat sebagai Jubir atau Juru Bicara Tim Sukses Jokowi-Kalla pada pemilu 2014.

Hendri juga menjelaskan bahwa Anies Baswedan pernah menjabat juga sebagai Menteri Pendidikan pada kabinet Jokowi-JK. Walaupun akhirnya terdapat reshuffle kabinet hingga Ia terdepak. Hal tersebut cukup membuktikan bahwa Anies memang mengadopsi gaya komunikasi yang sama dengan Presiden Jokowi.

Hendri juga mengatakan bahwa Anies Baswedan tidak akan pernah meninggalkan Presiden Jokowi dalam hal komunikasi. Gaya komunikasi yang dilakukan oleh Presiden Jokowi berupa jawaban atas kritik tidak dengan kata-kata, melainkan dengan tindakan dan pembangunan yang nyata. Hendri pun juga menjelaskan bahwa level Presiden Jokowi dan Anies Baswedan dalam komunikasi politik ini berada jauh di atas Giring. Jika melihat dari kritikan terakhir yang dilontarkan oleh Giring mengenai pembangunan Formula E baru-baru ini.

Sumber :

https://news.detik.com/berita/d-5902417/hensat-manuver-anies-sindir-giring-ikuti-gaya-jokowi

Heboh Giring Sindir Anies, Relawan Anies Baswedan Tuding PSI Nebeng Elektabilitas

Hari ini heboh adanya berita yaitu seorang relawan Anies Baswedan, yaitu Geisz Chalifa, yang menuding kritik viral dari sebuah Partai Solidaritas Indonesia atau PSI terhadap kinerja seorang Anies sebagai Gubernur DKI Jakarta disengaja dilakukan hanya untuk demi menggaet elektabilitas partai mawar tersebut. Si Geisz itu kemudian mencoba menyamakan siasat untuk melakukan pendekatan yang ia lakukan ketika saat muda terhadap intelektual yang besar seperti contohnya, Nurkholis Majid sehiingga ia bisa terlihat pintar.

Tanggapan Relawan Anies Baswedan

Selain itu, ada juga suatu kelompok relawan yang bisa disebut Bala Anies, mengatakan bahwa Plt Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia, Girinig Ganesha, sangat provokatif slot online dan terlihat berupaya menggiring opini banyak masyarakat dengan main tuding Gubernur DKKI Jakarta, Anies Baswedan, seorang pembohong. Bala Anies yang merupakan kelompok relawan Anies yang memiliki markas di Yogyakarta itu pun sangat kesal dan tidak setuju dengan perkataan sang ketua umum Partai anak muda tersebut.

Sang ketua dari relawan Bala Anies, Sismono Laode, menuliskan bahwa Ia mengajak masyarakat menganggap perkataan sang Ketua Umum PSI, Giring Ganesha, sebagai candaan saja. Ia juga ingin menjelaskan ke masyarakat bahwa jangan terlalu ditanggapi serius karena hal itu wajar dengan melihat Giring baru pertama kali untuk memiliki pengalaman di politik.

Geisz sendiri mengungkapan bahwa ada kebisingan atau noise dari partai mawar itu alias Partai Solidaritas Indonesia yang dianggap wajar-wajar saja karena mereka mau menaikkan elektabilitas. Ia juga beranggapan bahwa apabila jika tidak melalui Anies maka melalui jalan mana, memang terkadang perlu nebeng melalui orang besar. Setidaknya begitulah yang diungkapan Geisz dalam diskusi Anies-Giring yang berbalas sindiran di IBu Kota yang digelar Total Politik di Pasar Minggu.

Agar suara dari Partai Solidaritas Indonesia didengar oleh khalayak umum, partai anak muda tersebut sengaja untuk menghajar Anies, begitulah yang diungkapkan oleh sang relawan Anies, Geisz Chalifa, tersebut. DIlanjutkan dengan mengatakan bahwa apabila PSI memang benar-benar merupakan partai yang mencakup seluruh negara Indonesia, maka seharusnya pihak yang dikritik adalah penguasa yang memiliki kuasa serta aparat negara seperti contohnya polisi dan juga tentara.

Disisi lain, kata Geisz, ANies sendiri tidak memiliki apapun, termasuk partai. Menurutnya juga, Anies Baswedan hanya memiliki prestasi yang berhasil didapatkan selamat kurun waktu 4 tahun berturut-turut serta angka banjir dan juga contoh lainnya adalah kemacetan yang kian menurun. Geisz menyindir bahwa Partainya partai seIndonesia, Partai SOlidaritas Indonesia, tapi kok substansinya partai hanya seputaran ibu kota saja.

Beberapa waktu sebelumnya, Partai Solidaritas Indonesia gencar untuk menyerang dengan kritikan kinerja Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, ini. Menggunakan kritik itu, meliputii rencana gelaran Formula E, rumah DP 0 persen, program naturalisasi dan juga adanya normalisasi sungai yang belum juga dilaksanakan, serta pembangunan trotoar.

Pihak lain yang ikut melakukan kritikan pada Giring Ganesha sebagai Ketua Umum PSI adalah anggota DPRD DKI Jakarta dari fraksi partai Gerindra, Syarif. Syarif menilai narasi atau perkataan yang coba dibangun oleh Giring Ganesha tersebut sangatlah dangkal dan penuhu kebencian yang dimana hal yang seharusnya tidak ditampilkan oleh seorang pemimpin. Dalam beberapa waktu kurun terakhir, tensi yang terjadi antara Partai Solidaritas Indonesia dengan Anies Baswedan serta dengan relawan Anies Baswedan dirasakan sangat semakin memanas, puncaknya terjadi saat sang Ketua Umum Partai Soldiaritas Indonesia, Giring Ganesha, melakukan kunjungan lokasi pelaksanaan Formula E dan warga yang terdampak pembangunan Jakarta International Stadium atau JIS.

PROFIL GIRING GANESHA

Mungkin banyak yang sudah tak asing lagi dengan artis yang satu ini, Giring Ganesha atau yang sering kita kenal Giring Nijdi. Profil Giring Ganesha yang lahir di Jakarta 14 Juli 1983 ini bernama lengkap H. Giring Ganesha Djumaryo.

Suami dari Cynthia Riza ini telah lama mengundurkan diri dari grup band Nidji yang dulu telah membesarakannya nama nya di dunia hiburan tanah air ini di tinggalkan secara resmi tanggal 31 Desember 2017.

Profil Giring Ganesha dulu dan sekarang memang lah sangat berbeda, dahulu Giring seorang pemain film dan Musisi tapi saat ini bapak tiga anak memilih terjun ke dunia politik.

Profil Giring Ganesha sebelum memutuskan ke ranah politik dulu pernah menjadi relawan Joko Widodo – Jusuf Kalla ( tahun 2014 ), pernah juga menjadi CEO Kincir.com sampai menjadi Relawan Basuki Tjahaja Purnama – Djarot Saeful Hidayat ( tahun 2017 ) dan ditahun 2017 link alternatif maha168 menjabat sebagai Plt. Ketua PSI ( Partai Solidaritas Indonesia ) dan Co Founder Kincir.com,  dan tahun 2020 juga menjabat sebagai Presiden IESPL.

Anak dari pasangan Bapak Djumaryo Imam Muhni dan Ibu Irmawaty ini sangat menyukai politik sejak dari kecil, hal ini memang terlihat sejak kecil karena bapak Giring Ganesha seorang Jurnalis dan Kuartor lukisan jadi anaknya pun ikut menyukai hal yang bebau politik.

Mantan vokalis band Nidji ini juga seorang artis yang multitalen, bahkan Giring Ganesha sempat membintangi berbagai macam film layar lebar dan memiliki banyak pengahargaan saat masih bergabung dengan Nidji.

Profil Giring Ganesha Selama Bermusik Dan Flimografi

Tak banyak orang tahu tentang profil Giring Ganesha dan capain – capainya selama ini, meski begitu itu sebuah prestasi yang sangat membanggakan saat dulu masih bergabung dengan grup band Nidji. Berikut ini profil Giring Ganesha saat bermusik dan pengahargaan flimografi yang di dapat :

1. Mendapat dua predikat di nominasi Most Favorite Grup Band or Duo dan Most Favourite New Artis saat MTV Indonesia Award di tahun 2008

2. Mendapat nominasi lagu Rock terbaik di AMI Award tahun 2008

3. Lagu Laskar Pelangi berhasil mendapatkan predikat sebagai lagu Pop terbaik di AMI Award tahun 2009

4. Lagu Laskar Pelangi juga mendapat predikat sebagai karya produksi terbaik di AMI Award tahun 2009

5. Lagu Laskar Pelangi juga berhasil menyabet gelar sebagai lagu terbaik di Anugerah Planet Muzik tahun 2009

6.  Mendapat penghargaan Aksi Panggung Terdasyat di Dasyatnya Award tahun 2010

7. Mendapat penghargaan sebagai Karya Produksi Original Sundtrack Film Terbaik AMI Award dalam lagu Sumpah dan Cinta Matiku, dan Lagu Diatas Awan tahun 2014

8. Peraih peran di video clip terdasyat di Dasyatnya Award tahun 2014

9. Peran sebagai Sudjo di Sang Pencerah tahun 2010

10. Pengisi suara di Petualang Singa Pemberani sebagai Paddle Pop tahun 2013

11. Pengisi suara di Petualang Singa Pemberani Magilika sebagai Paddle Pop tahun 2015

12. Pengisi suara di Petualangan Singa Pemberani Dinotera sebagai Paddle Pop tahun 2014

13. Pengisi suara di Petualangan Singa Pemberani Atlantos sebagai Paddle Pop tahun 2016

14. Pengisi suara di Petualangan Singa Pemberani Atlantos 2 sebagai Paddle Pop tahun 2017

15. Bemain film Jilbab Traveler : Love Sparks in Korea tahun 2016 Diatas sebagian capain – capaian yang di ulasan dalam profil Giring Ganesha ini.