Nasdem Tepis Berita Terkait Kostranas

Sebelumnya muncul sejumlah foto dari beberapa eselon I Kementerian Pertanian (Kementan) yang menggunakan seragam Kostranas (Komando Strategis). Yang mana mendokumentasikannya bersama-sama Surya Paloh selaku Ketua Umum. Dari adanya berita yang menimbulkan polemik antara Nasdem dengan publik. Sedianya Ahmad Ali sebagai Wakil Ketum DPP Partai Nasdem menepis berita tersebut. Menurutnya organisasi Komando Strategiss tersebut memang tidak ada di struktur organisasi Partai Nasdem.

Memang pada dasarnya Nasdem tidak punya Komando Strategis. Organisasi Komando Strategis tersebut memang salah satu program dari Kementan. Yang mana pada waktu itu, sedang melakukan sebuah kegiatan. Dan berdampingan dengan Ketum Partai Nasdem, Surya Paloh. Untuk organisasi sayap yang ada mpo88 di Partai Nasdem, tidak ada hubungannya dengan Komando Strategis. Sekali lagi Ali menegaskan bahwasanya Komando Strategis memang salah satu program dari Kementan.

Ali juga mengatakan, bahwa secara struktural sendiri sudah jelas. Di Partai Nasdem organisasi sayap-sayapnya tidak ada istilah Komando Strategis. Yang ada Komando Strategis merupakan program dari Kementan. Kemudian Ali sendiri mempertanyakan mengenai pelanggaran oleh oknum ASN. Terkait beredarnya foto-foto ASN dari Kementan yang berdampingan dengan Surya Paloh selaku Ketum Partai Nasdem.

Berita Kostranas Di Nasdem Tidak Benar

Yang menjadi pertanyaan buat Ahmad Ali sendiri, apakah merupakan sebuah pelanggaran jika ada ASN yang bergabung dengan Parpol (Partai Politik). Pertanyaan itu muncul ketika Ali menanggapi berita Kostranas. Karena beredanya foto oknum ASN Kementan berdampingan dengan Ketum Partai Nasdem. Memang berdasarkan peraturan yang berlaku, ASN tidak boleh ikut serta dalam kegiatan Partai Politik. Namun jika hanya mendokumentasikan dirinya dengan berfoto, Ali kira sama sekali tidak melanggar aturan.

Sebenarnya Ali sendiri hanya menepis adanya berita organisasi Komando Strategis yang lagi marak di tubuh Partai Nasdem. Ali sendiri mengatakan dengan sebenarnya bahwasanya di Partai Nasdem tidak ada yang namanya organisasi Komando Strategis. Mengenai pernyataan dari Ali tersebut, memang tidak sejalan dengan adanya informasi yang sudah diunggah di laman resmi nasdem.id. Dari sejumlah artikel informatif yang berhasil dimuat di laman tersebut. Mengungkapkan bahwa Nasdem mempunyai organisasi Komando Strategis yang mana dikomandoi Syahrul.

Sebelumnya, Surya Paloh sendiri pernah diketahui melantik Komando Strategis di kota Karanganyar, Jawa Tengah. Tepatnya pelantikan tersebut dilakukan pada tanggal 11 November 2018. Pada waktu itu, Surya Paloh menghimbau para anggota Komando Strategis dan para wisudawan ABN (Akademi Bela Negara) Nasdem angkatan yang ke-2. Untuk kesiapannya menghadapi Pilihan Legislatif dan Pilihan Presiden tahun 2019 yang lalu.

Dalam himbauannya tersebut, sedianya Surya Paloh yakin. Bahwasanya para anggota Kostranas dan para wisudawan mampu untuk menjalankan misinya dengan baik. Dia berharap para anggota Komando Strategis Jawa Tengah dan ABN Nasdem menjadi contoh yang baik bagi Nasdem. Supaya transformasi regenerasi Partai Nasdem tetap terus berlanjut.

Selain itu, Surya Paloh menegaskan, bahwasanya para anggota Komando Strategis dan ABN partai Nasdem bisa berbuat apapun. Dengan pola pikir yang jernih dan tetap dalam koridor Dasar Negara, Pancasila. Ketika muncul semangat Pancasilais, maka semanat ideologinya tidak boleh memudar. Tetap menuntut ilmu setinggi mungkin, supaya bisa memperkokoh nilai dan memperkuat strategi dalam partai Nasdem. Memang sebelumnya, beredarnya sejumlah foto yang menampilkan para pejabat Eselon tingkat I Kementan. Yang mana menggunakan seragam Kostranas ketika berfoto berdampingan dengan Surya Paloh. Dan diketahui, Mentan tersebut merupakan kader dari Nasdem, yakni Syahrul Yasin Limpo. Yang mana hadir di sebuah acara HUT Nasdem yang ke-10. Tentu hal tersebut mengejutkan banyak publik. Sehingga Ali sendiri melalukan klarifikasi tersebut.