Didukung Para Kader Untuk Maju Capres 2024, Ini Kata AHY

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono didukung penuh oleh para kader untuk maju dalam pilpres 2024. Terkait dengan hal tersebut AHY menanggapinya dengan santai dan mengatakan itu adalah hal yang wajar.

“Terkait dengan hal tersebut sebetulnya memang menjadi sesuatu yang wajar-wajar saja jika kader memiliki semangat yang tinggi dan punya optimisme. Serta saya mpo88 juga yakin  sama seperti partai politik lainnya jika ada spirit seperti itu kepada pemimpinnya,” ungkap AHY setelah menghadiri acara perayaan Natal Partai Demokrat di salah satu hotel di Jakarta Pusat Sabtu (29/1/2022).

AHY juga mengatakan jika para kadernya tentu sangat menginginkan Partai Demokrat bisa mengikuti kontes pemilihan presiden yang akan diselenggarakan 2024 mendatang. Dia juga menyebutkan hal tersebut saat ini perlu  lebih diikhtiarkan

“Kalau di demokrat ya ada AHY dan mereka juga tentu menginginkan terbuka jalan Demokrat pada pemilu 2024 nanti bisa mengikuti kontestasi pilpres dan hal tersebut merupakan harapan yang perlu diikhtiarkan,” terusnya.

“Saya hanya ingin meyakinkan terlebih dahulu agar supaya Demokrat baik dari sistem struktur ataupun kader-kadernya di akar rumput benar-benar punya energi yang tinggi,” katanya.

Ia juga mengatakan jika untuk bisa memenangkan pemilu di tahun 2024 haruslah dikerjakan mulai dari saat ini sebab menurutnya waktu yang tersisa untuk menyongsong Pemilu tersebut sudah tidak panjang lagi.

“Waktu sudah tidak panjang lagi yakni sekitar 1,5 tahun lagi dan hal tersebut saya rasa merupakan waktu yang pendek. Tapi kami juga memiliki optimisme yang tinggi sebab sebelumnya sudah ada tahapan serta progres yang selama ini sudah dicapai,” ujar AHY.

Seperti diketahui dalam acara pelantikan pengurus dewan pimpinan daerah DPD di Kalimantan Tengah serta Kepulauan Bangka Belitung pada sabtu lalu. Jajaran ketua DPD yang dilantik di Kepulauan Bangka Belitung beserta Kalimantan Tengah diberikan kesempatan untuk menyampaikan sambutan dengan bergantian

Keduanya juga menyampaikan terkait dengan permintaan supaya ketua umum dari partai Demokrat yakni untuk maju sebagai capres. Permintaan tersebut kemudian ditanggapi oleh para pengurus yang dilantik sehingga muncullah yel-yel “AHY presiden”.

AHY Meminta Semua Kader Demokrat Bersiap Hadapi Pemilu

Pada saat pelantikan tersebut AHY juga menyampaikan agar semua para kader partai Demokrat bersiap menghadapi Pemilu 2024.  Dia berkeyakinan jika nantinya hasil tidak akan pernah menghianati  usaha dan ikhtiar.

“Untuk menghadapi kontestasi politik hingga dinamika serta hiruk pikuknya politik di Indonesia tentu akan menghadirkan banyak sekali kompetensi serta gagasan yang tidak sederhana. Kita juga berharap nantinya Demokrat bisa mendapatkan jalan untuk sukses baik dalam Pileg maupun Pilpres,” lanjut AHY.

AHY meminta kepada para pengurus terutama yang baru dilantik untuk bisa segera bekerja dalam menghadapi perhelatan Pilpres yang akan diselenggarakan pada 14 Februari 2024 serta Pileg pada 27 November 2024 mendatang. Dia memberikan pesan supaya kadarnya bisa lebih siap untuk bekerja keras, menyingsingkan lengan baju serta melakukan konsolidasi.

“Insya Allah hasil nantinya tidak akan pernah menghianati usaha dan ikhtiar kita serta tentunya kita juga harus berdoa dengan memohon kepada Yang Maha Kuasa untuk bisa diberikan jalan kepada para kader terbaik untuk bisa sukses. Dan mudah-mudahan kita juga mengikuti kontestasi Pilpres di tahun 2024 serta bisa menambah jumlah kursi di parlemen.” tutupnya.

Berhasil Kalahkan Moeldoko, Elektabilitas Demokrat Dibawah Kepemimpinan AHY Terus Naik

Akhir-akhir ini diketahui tren elektabilitas dari Partai Demokrat dibawah kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) terus naik. Trend tersebut tidak hanya meningkatkan elektabilitas dari partai, melainkan juga elektabilitas dar sang ketua umum. Peningkatan elektabilitas tersebut tidak lepas dari tata kepemimpinan yang solid serta bisa merangkul semua elemen di masyarakat.

Menurut Tomi Satryatomo selaku Kepala Balitbang DPP Partai Demokrat mengungkapkan jika kenaikan trend tersebut juga salah satu hasil dari kemenangan AHY atas Moeldoko. Dimana Moeldoko sebelumnya ingin mencoba merebut kepemimpinan Demokrat dari AHY melalui cara yang inkonstitusional.

“Ini tidak hanya menjadi bukti yang menunjukkan bahwa AHY bisa menghadapi lika-liku hukum yang terjadi dalam internal partai. Namun juga kemampuan politik AHY yang bisa merangkul semua elemen kekuasaan yang lainnya,” terang Tomi pada keterangan tertulis Selasa (7/12/2021).

Menurut Tomi, dukungan dari semua publik tidak perlu diragukan lagi. Sebab semua pasti setuju jika apa yang dilakukan oleh Moeldoko merupakan sebuah kekeliruan dan telah mencoreng demokrasi. Meski begitu, Tomi juga mengatakan jika publik masih tetap merasa was-was dan khawatir jika ada oknum-oknum kekuasaan lainnya yang ikut membantu Moeldoko dalam merebut kembali Partai Demokrat. Dan pada fase inilah, kepemimpinan Demokratis dibawah AHY diuji.

“Kemenangan yang diperoleh AHY di politik dan hukum inilah yang menjadi bukti untuk bisa meyakinkan publik. Bahwa AHY memiliki kemampuan dalam mengatur mpo88 kepemimpinan partai yang sangat menjanjikan, dan dibutuhkan untuk membawa negara indonesia bisa menjadi yang lebih baik lagi,” lanjut Tomi.

Dirinya juga mengemukakan bahwa memang rakyat Indonesia menyukai persatuan namun juga rentan terhadap perpecahan. Oleh karena itulah, diperlukan pemimpin yang bisa merangkul semua elemen masyarakat dan tegas dalam melawan ketidakadilan dan ketidakbenaran.

“Masyarakat memiliki prinsip cinta damai, namun lebih mencintai kemerdekaan. Jika semua bersatu kita semua bisa senang, tetapi kalau ada penguasa yang menindas, maka otomatis rakyat akan melawannya. Memang tidak semua penguasa suka menindas, masih ada juga yang baik hati. Dan AHY telah menunjukkan kemampuan lobby politik yang digunakan dalam melawan penguasa yang ingin menindas demokrasi, seperti Moeldoko. Serta merangkul para penguasa yang masih setia dalam membela demokrasi di Indonesia,” lanjutnya.

Tomi menjelaskan, jika tidak semua penguasa yang ada sepakat dengan cara-cara yang digunakan oleh Moeldoko. Ahy bisa mengkapitalisasi siapa saja penguasa yang tidak sesuai dengan cara yang digunakan oleh Moeldoko.

“Saya rasa kemampuan yang dimiliki AHY tersebut akan diapresiasi oleh publik, serta tercermin dari naiknya tren elektabilitas yang konsisten dalam periode 2 tahun terakhir. Dan insyaallah hal tersebut akan terus naik,” tutup Tomi.

Tren Kenaikan Elektabilitas Demokrat Diungkap Oleh Dua Lembaga Survei

Sebelumnya, survei terkait tren kenaikan elektabilitas Partai Demokrat dilakukan oleh dua lembaga, yakni Indikator maupun Polmatrix. Hasil dari survei yang melibatkan kurang lebih sebanyak 2020 responden tersebut menunjukkan jika elektabilitas Demokrat terus naik sejak Januari 2020 sebanyak 4,6%. Adapun kenaikan dari rincian tersebut yakni untuk Bulan September 2020 sebanyak 5,6%, Januari 2021 5,4%, April 2021 7,5%, Juli 2021 9% dan Desember 2021 mencapai 10%. Dengan kenaikan elektabilitas yang mencapai 10% tersebut, kini Partai demokrat berhasil menduduki urutan keempat setelah PDIP, Gerindra, dan Golkar.

Sambut Pemilu 2024, PPP Targetkan 3000 Kursi DPRD

Meskipun kontestasi  pemilu masih akan diselenggarakan  2 tahun lagi nyatanya kini sudah banyak partai  politik yang sudah  mulai mempersiapkan. Salah satunya yakni dari partai PPP atau Partai Persatuan Pembangunan. Ketua umum dari PPP sendiri yakni Suharso Monoarfa meminta kepada para  anggotanya yang saat ini duduk di kursi DPRD fraksi PPP. Untuk kembali  mengajukan diri sebagai Calon Legislatif (caleg) pada ada Pemilu yang akan digelar 2024 mendatang. Adapun target yang ingin dicapai oleh Suharso yakni menang dengan jumlah kursi sebanyak  3000.

“Dari yang sebelumnya yakni 1059 kursi maka untuk Pemilu 2024 mendatang wajib menjadi 3000 kursi. Kemudian jika ada di daerah pilihan atau mpo88 dapil yang masih kosong baik itu di daerahnya maupun di daerah tetangganya maka tolong untuk diisi,” jelas Suharso dalam keterangannya pada acara workshop DPRD fraksi PPP yang berada di Grand Hotel Paragon Minggu 28 November 2021.

“Kita mempersilahkan untuk para anggota yang saat ini sudah menjadi DPRD PPP untuk kembali maju mendaftarkan diri menjadi Calon Legislatif dan bisa menjadi nomor satu. tetapi yang harus diketahui yakni syaratnya tidak ada konflik,”  lanjutnya.

Suharso mengatakan lagi jika saat ini PPP akan terus menyiapkan berbagai perangkat guna  memperoleh hasil yang memuaskan supaya bisa menang pada Pemilu 2024 mendatang. Diantaranya seperti dengan membantu pemenangan hingga tingkat TPS (Tempat Pemungutan Suara).

“Tentunya mereka yang akan ditugaskan merupakan orang-orang yang bebas independen dan juga Merdeka sehingga mereka  bisa bertugas secara netral,” lanjutnya lagi.

Menurutnya kerja-kerja elektoral yang harus dilakukan menjelang Pemilu tidak bisa dilakukan dengan sembarangan. Namun juga perlu dilakukan secara konsisten kontinyu dan berirama.

“Nantinya kita juga harus memiliki tim cyber atau pasukan cyber minimalnya 1 orang. Ini menjadi salah satu komponen yang penting untuk mengetahui dan melihat demi menjaga keelektoralan dari PPP,” imbuhnya lagi.

 Selanjutnya partai dengan warna hijau berlog Ka’bah ini akan masuk ke daerah-daerah guna membantu di Dapil untuk mengetahui  dan memahami bagaimana  teknik kampanye yang mudah untuk dilakukan. PPP ingin nantinya kerja elektral yang  dilakukan bisa menempuh langkah yang paling tepat.

“Tentunya kinerja yang dilakukan harus membangkitkan  beruntun mengajak serta kontinyu. Dan insya Allah nantinya kita  dapat memperoleh kembali puncak kejayaan PPP,” kata Suharso.

Polemik penetapan jadwal pemilu 2024

Sebelumnya penetapan terkait kapan tepatnya diselenggarakan pemilihan umum pada tahun 2024 masih menjadi polemik. Dan hingga saat ini masih terjadi perbedaan pendapat antar beberapa partai politik dan juga dari pihak  KPU (Komisi Pemilihan Umum).

Awalnya dari pihak komisi II DPR RI dan KPU menetapkan bahwa Pemilu akan digelar pada tanggal 21 Februari 2024. Kemudian Penetapan tersebut disanggah oleh Kemendagri selaku perwakilan pemerintah dan mengusulkan agar Pemilu digelar pada tanggal 15 Mei 2024.

Atas perbedaan pendapat tersebut emudian terjadilah dua kubu yang berbeda pendapat. Adapun kubu yang pro dengan pemilu digelar pada 21 Februari 2024 antara lain KPU fraksi PDIP, fraksi PKS dan fraksi PPP. Sedangkan untuk kubu yang pro pemilu diselenggarakan pada tanggal 15 Mei 2024 yakni pemerintah, fraksi Gerindra, fraksi Golkar, fraksi PAN dan fraksi Nasdem. Sedangkan dari Fraksi PKB dan juga Fraksi Demokrat mengikuti kesepakatan yang nantinya akan menjadi keputusan akhir.

AHY Bakal Lawan Moeldoko Yang Pamer Kekuasaan

Sebagaimana diketahui, Agus Harimurti Yudhoyono, sebagai Ketum (Ketua Umum) Partai Demokrat, sediannya mengatakan. Bahwa dirinya menerima sebuah informasi mengenai gugatan AD/ART ke MA yang dilakukan mantan kader. Bakal memenangkan keputusan Mahkamah Agung (MA). Setelah diberi sebuah arahan dari KSP (Kepala Staf Presiden), Moeldoko. AHY mengungkapkan, bahwa para penggugat sedianya yakin adanya faktor kekuasaan bakal berhasil. Tentu saja memenangkan hak uji materi terhadap AD/ART dari Partai Demokrat.

Sebagaimana diketahui, pemohon dalam permasalahan sengketa yakni dari Demokrat kubu KSP Moeldoko. Yang memang diwakili oleh Yusril Ihza Mahendra. Padahal sebelumnya Agus Harimurti sendiri sudah tahu persis bahwa pihak MA bakal menolak sebuah permohonan yang disampaikan oleh Yusril. Pada dasarnya sebuah permohonan uji materi dari pihak KSP Moeldoko tidaklah masuk akal.

Yang jelas permohonan tersebut diadakan untuk bisa mengambilalih sebuah kepemimpinan yang sah. Tentu saja dalam Partai Demokrat, yang sekarang ini diketuai oleh Agus Harimurti. Agus juga menyatakan bahwa sertifikat yang sah serta diakui pemerintah cuma satu. Dan Moeldoko tidak mempunyai hak apa pun terhadap Partai Demokrat. Apakah tidak malu dengan jabatan sebagai Kepala Staf Presiden? Dan ingin mengacak-ngacak AD/ART Partai Demokrat.

AHY Tetap Berpegang Teguh Pada Pendiriannya

Menurut AHY yang dilakukan oleh KSP Moeldoko yang berani menghasut dan juga pamer kekuasaan di hadapan para kader Partai Demokrat. Tentu saja hal mpo88 tersebut bisa mencoreng nama baik dari Presiden RI, Joko Widodo. Selain itu juga Moeldoko telah melanggar kode etika politik, kemudian moral serta merendahkan supremasi hukum yang ada di Indonesia.

Menurut kuasa hukum Demokrat dari kubu Agus Harimurti yakni Hamdan Zoelva. Yang dilakukan oleh pihak MA sangatlah tepat. Tentu saja mengenai permohonan uji materi AD/ART milik Partai Demokrat yang sah. Oleh karena itu Hamdan sedianya mengapresiasi keputusan tepat dari MA. Karena MA sendiri sudah membuat keputusan tepat, sesuai dengan sudut pandang akademisi.

  • Pertama, Agus Harimurti sendiri sudah mencium adanya pergerakan dari pihak Moeldoko. Yang mana suka menghasut dan juga suka memamerkan sebuah kekuasannya sebagai KSP.
  • Kedua, sebagai Ketum yang sah dari Partai Demokrat, Agus Harimurti mengucapkan banyak terima kasih. Tentu saja kepada beberapa tokoh penting mengenai putusan MA. Yang bersedia menolak permohonan uji materi AD/ART Partai Demokrat.
  • Ketiga, tidak lupa, AHY menghimbau semua kader Partai Demokrat untuk tetap bisa rendah hati dengan berita tersebut. Karena tidak ada yang harus dirayakan dalam keputusan tersebut. Yang ada banyak-banyaklah bersyukur.
  • Keempat, sebelumnya memang MA menolak permohonan uji materi AD/ART milik Partai Demokrat yang sah. Yang mana diajukan oleh beberapa mantan kader Demokrat yang didampingi oleh Yusril Ihza Mahendra.

Pernyataan dari Andi Samsan Nganro, sebagai Jubir (Juru Bicara) MA sedianya menegaskan. Bahwasanya MA tidak memiliki wewenang untuk memeriksa, mengadili serta memutus objek sebuah gugatan berupa AD/ART milik Partai Politik. Pada dasarnya AD/ART milik Partai Politik bukanlah norma hukum sebagaimana mengikat hukum tersebut.

Andi juga menambahkan bahwasanya Partai Politik bukanlah sebuah lembaga negara, badan atau mungkin lembaga yang terbentuk oleh UU (Undang-Undang) atau pemerintah. Jadi AD/ART Partai Politik hanya mengikat sisi internal dari Partai Politik yang bersangkutan. Dengan begitu, tidak asal membuat permohonan atau menggugat mengenai AD/ART milik Partai Politik.

Untuk itulah mengapa AHY tetap berpegang teguh pada pendiriannya. Bahwa dirinya beserta orang-orang yang berpengaruh di Partai Demokrat bisa memenangkan gugatan uji materi AD/ART milik Partai Demokrat. Tidak lupa pihaknya memberikan apresiasi bagi MA akan keputusan tepatnya.

Susilo Bambang Yudhoyono Jalani Perawatan Kanker Prostat di Mayo Clinic Amerika Serikat

Kondisi kesehatan Presiden RI ke-6 yang di diagnosa menderita penyakit kanker prostat stadium awal menjadi pemuncak kabar terbaru Susilo Bambang Yudhoyono.

Dalam update terakhir, foto Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY saat menjalani aktivitas hariannya, tubuh SBY terlihat lebih kurus dalam balutan pakaian kaus bertulis SBY yang ia kenakan ketika menikmati hobi barunya melukis.

SBY Sudah Berada di Mayo Clinic

Menurut keterangan staf pribadi Susilo Bambang Yudhoyono, Ossy Dermawan, orang tua dari Agus Harimurti Yudhoyono dan Edhy Baskoro Yudhoyono itu, saat ini mpo88 sudah berada di Mayo Clinic, Amerika Serikat untuk segera menjalani pemeriksaan dan perawatan penyakit kanker prostat yang dideritanya dengan di dampingi sejumlah keluarganya.

Negara Jamin Pengobatan SBY

Sebelum bertolak ke luar negeri, Susilo Bambang Yudhoyono juga sempat menghubungi Presiden Joko Widodo terkait rencana melakukan pemeriksaan dan perawatan lanjutan di Amerika Serikat.

Presiden Joko Widodo pun merespon rencana pengobatan SBY dengan menugaskan sejumlah tim dokter kepresidenan untuk mendampinginya selama pengobatan.

Selain itu, sebagai mantan Presiden Republik Indonesia, negara menjamin seluruh pengobatan Susilo Bambang Yudhoyono selama berada di luar negeri sesuai dengan Undang Undang Nomor 7 Tahun 1978 Mengenai Hak Keuangan/Administratif Presiden dan Wakil Presiden serta Bekas Presiden dan Wakil Presiden RI.

SBY Tetap Beraktivitas Seperti Biasa

Sebelumnya, meski telah di diagnosa menderita penyakit Kanker Prostat, namun SBY masih tetap beraktivitas seperti biasa seperti menyalurkan hobi barunya yakni melukis, berolahraga harian hingga mengawas proses latihan klub bola voli Lavani yang ia bina.

Secara khusus, putra sulung SBY, Agus Harimurti Yudhoyono dalam cuitan Twitternya memohon doa terhadap kesehatan orang tuanya yang akan segera menjalani pengobatan di luar negeri agar bisa kembali pulih dan bisa berada kembali di Indonesia.

Beberapa waktu yang lalu, Susilo Bambang Yudhoyono sempat menampilkan berbagai karya hasil lukisannya. Ia tampak menikmati hobi barunya itu.

Ini menjadi hobi sekaligus aktivitas baru SBY setelah tak lagi menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia dan Ketua Umum Partai Demokrat. Sebelumnya, SBY juga sempat menjadi pencipta sejumlah lagu.

Beberapa netizen bahkan memuji hasil lukisan SBY yang lebih menonjolkan nuansa alam Indonesia yang terkenal akan keindahannya itu. Uniknya lagi, sebagian besar karya lukis SBY terinspirasi dari karya fotografi mendiang istrinya, Ani Bambang Yudhoyono.

 

 

Perkembangan Kasus KLB Partai Demokrat

Sebelumnya, sebagai Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, pikiran SBY sempat terganggu dengan pelaksanaan kongres luar biasa (KLB) Partai Demokrat yang digelar oleh kubu Moeldoko yang juga Kepala Staf Kepresidenan (KSKP).

Informasi terakhir bahkan Mahkamah Agung menolak atau tidak menerima judicial review terhadap AD/ART Partai Demokrat yang berada di bawah kepengurusan Agus Harimurti Yudhoyono.

Dampak dari penolakan Judicial Review ini juga secara otomatis membuat gugatan pengurus Partai Demokrat versi KLB dari kubu Moeldoko akan tetap dilanjutkan oleh Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta.

Secara khusus Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono mengaku akan fokus terlebih dahulu pada kesehatan orang tuanya, selain itu ia juga menyerahkan sepenuhnya penanganan hukum terkait gugatan partainya itu kepada Yusril Ihza Mahendra selaku kuasa hukumnya.

SBY Pasca Kepergian Ani Yudhoyono

Seperti diketahui pasca meninggalnya Ani Yudhoyono pada 1 Juni 2019 lalu, kondisi SBY terlihat terguncang bahkan pada peringatan tahun kedua kepergian mendiang istrinya itu pada 1 Juni 2021 lalu, SBY mengaku ingin segera “move on” dan tak ingin terus larut dalam kesedihan. SBY bahkan sempat menciptakan sebuah lagu khusus untuk mengenang kepergian istrinya, yang ia beri judul Pusaran Cinta.

Kabar Politik Terkini

KABAR POLITIK Terkini

Aksi saling sindir antara partai Partai Demokarsi Pejuangan ( PDI – P ) dengan partai Demokarat saat ini menjadi kabar politik terkini yang terbaru. Kedua partai ini saling sindir mengenai kinerja pemerintahan Presiden Jokowi dengan pemerintahan yang sebelumnya.

Hal ini dimulai oleh Sekertaris Jendral DPP PDI Perjuangan yang bernama Hasto Kristiyanto. Walau tak menyebut siapa tapi pihak partai demokrat menyakini kalau sindiran itu ditujukan kepada Pemerintahann di era Susilo Bambang Yudoyono.

Kabar Politik Hari Ini Mengenai Sindiran Kerja Jokowi Dan SBY

Mengenai kabar politik hari ini mengulas tentang sindiran kinerja Jokowi dan SBY saat masih memperintah. Berikut ini tanggapan dari kedua pihak saat saling sindir antara lain :

1. Pihak Demokrat Menyebut Hasto Sedang Bermimpi

Kamhar Lakumani sebagai Deputi Badan Pemenangan Pemilu ( Bappilu ) berpendapat kalau Hasto salah sasaran bila menilai SBY bila mengambil keputusan mpo88 sendiri saat mengadakan rapat di era pemerintahnya. Dia menilai prasangka yang dituduhkan Hasto tidak tepat. Karena dari keterangan Jusuf Kalla yang dulu merupakan wakil SBY tidak membenarkan hal tersebut.

2. Pihak Demokrat Menilai Kinerja SBY Lebih Cepat

Kahmar juga mengatakan bahwa kerja SBY dinilai lebih cepat dan efektif dalam mengambil keputusan. Dia menilai rekam jejak SBY sudah terbiasa menjadi pemimpin karena telah terlatih saat menjadi taruna di Akademi Militer Magelang.

Latar belakang SBY yang sudah terbiasa dengan dunia militer ini menjadi nilai lebih saat SBY memimpin Indonesia waktu itu. SBY telah mengenyam pendidikan sebagai Doktor dalam Bidang Ekonomi Pertanian dari Institut Pertani Bogor dan Master of Art dari Management Webster University AS.

3. Pihak PDI – P Akan Memberi Beasiswa Bila Ada Yang Ingin Mengaji Kinerja SBY Dan Jokowi  

Karena ingin membalas sindiran Kamhar pihak Hasto akan memberi tawaran untuk siapa saja yang ingin melakukan kajian mengenai perbandingan cara kerja antara pemeritahan Jokowi dan SBY. Saat ditemui di Kantor DPP PDI – P, Menteng, Jakarta Pusat mengatakan atas nama pribadi akan memberi beasiswa bagi mereka yang melakukan kajian mengenai kinerja Jokowi dan SBY, Ungkapnya.

Hal ini sengaja ditawarkan karena Hasto mempercayai kinerja Jokowi yang objekif sehingga mencapai hasil kerja yang tepat. Dilihat dari banyaknya pembangunan pelabuhan, jalan tol, lahan pertanian, bendungan – bendungan yang di tujukan untuk rakyat Indonesia saat ini.

4. Pihak PDI – P Menuding Adanya Kecurangan Saat Pemilu 2009

Masih soal kabar politik hari ini Sekjen PDI – P juga menuding telah terjadi kecurangan dalam penyelenggaraan Pemilu tahun 2009 silam. Hasto mengatakan kalau perekrutan anggota KPU saat itu menggunakan orang – orang dari sejumlah partai guna mengamankan suara penguasa.

Tokoh – tokoh yang direkrut menjadi anggota KPU berhubungan dengan aspek kualitatif untuk memberikan dukungan elektoral penguasa dan memanipulasi Daftar Pemilih Tetap ( DPT ) saat itu.

5. Menilai Hasto Yang Gagal Move On Saat Kalah Di Pemilu 2009

Terbaru pihak partai Demokrat kembali memberikan tanggapan tentang pernyataan Hasto saat menuding adanya kecurangan saat pemilu 2009. Pihak Partai Demokrat juga menilai kalau kubu Hasto ini sangat berlebihan saat menawarkan beasiswa untuk membandingkan kenerja Jokowi dan SBY.

Dirasa hal itu karena pihak Hasto kalah telak saat pemilu tahun 2009 silam dan menyebut kalau Hasto gagal move on sampai saat ini.

Demikian ulasan tentang kabar politik terkini, semoga bermanfaat.

Kembali Hangat Diperbincangkan, Siapa Dalang Isu Jabatan Presiden 3?

Baru-baru ini masyarakat kembali hangat dengan perbincangan terkait jabatan periode yang rencananya akan dirubah menjadi 3 periode. Sebelumnya pembicaraan yang sama ini juga sudah pernah menjadi trending topik di berbagai sosial media.

Adanya isu yang kembali mencuat tersebut tentunya memberikan respon yang negatif dari berbagai kalangan publik, sepat kinerja pemerintah yang kini sedang berjalan dinilai belum memenuhi harapan publik. Namun, ternyata isu yang menyeret orang nomor 1 di Indonesia ini tidak muncul dari Jokowi secara personal, melainkan ada salah satu politikus ternama di Indonesia yang mengawalinya.

Dalam sebuah kesempatan orang yang diduga menjadi pencetus isu 3 periode  tersebut memberikan pendapat. Bahwa denngan diubahnya atau rencana amendemen Undang-undang dsar 1945, terutama dalam hal masa jabatan presiden. Bisa saja ketentuan yang ada akan dirubah melalui Sidang Istimewa Majelis Permusyawaratan Rakyat.

Isu yang beredar tersebut dianggap tidak memikirkan keadaan rakyat saat ini, apalagi semua harus bertarung melawan pandemi Covid-19 agar bisa tetap bertahan hidup. Harusnya pemerintah fokus terlebih dahulu dalam pemulihan kesehatan dan juga pada beberapa sektor kehidupan masyarakat lainnya.

Namun ada juga beberapa masyarakat yanng bersikap acuh ketika menanggapi isu yang sedang muncul. Mereka beranggapan bahwa siapapun orangnya yang akan menjadi presiden, termasuk berapa lama masa jabatan atau periode yang harus diberikan. Maka hal tersebut tidak menjadi masalah jika memang itu terbaik dan saat ini dibutuhkan Indonesia.

Seperti yang dijelaskan oleh pihak Humas UNS yang pada intinya, itu merupakan hal yang boleh-boleh saja. Pergantian durasi masa jabatan presiden yang semula dari dua periode lalu menjadi tiga periode sah-sah saja dilakukan. Namun dengan syarat hal tersebut akan membawa dampak dan pengaruh yang positif kepada masayarakat. Bukan berati jika nantinyaketentuan tersebut benar-benar diberlakukan memiliki impact yang buruk. Jika dengan menambahkan masa jabatan tersebut lebih efektif dan efisien untuk dilakukan. Maka, hal tersebut bisa menjadi sebuah kebutuhan untuk rakyat dari semua kalangan.

Tanggapan Presiden Jokowi terkait isu 3 periode

Kebenaran atas issue masa jabatan menjadi 3 periode sampai saat ini masih dipertanyakan. Wacana tersebut diduga berasal dari beberapa  orang-orang yang slotmaha168 dekat dengan presiden. Mereka yang memberikan usul demikian mungkin mersasa takut, jika adanya pergantian kepemimpinan dari Jokowi bisa membuat jabatannya hilang.

Isu yang kemabali beredar tersebut akhirnya samapi di telinga Presiden Joko Widodo. Presiden juga memberikan sanggahan yang jelas sanggahan secara tegas. Kemudian dilanjutkan dengan kata-kata bahwa dirinya (Presiden Jokowi) akan selalu taat dengan ketentuan yang telah diatur dalam konstitusi.

Undang-Undang Dasar 1945 sebagai konstitusi telah mengamanahkan jika masa jabatan presiden yang diperbolehkan hanya selama dua periode saja, dan itu menjadi hal utama yang harus selalu dipahami. Selanjutnya Presiden Jokowi juga mengatakan bahwasanya dirinya tidak memiliki niat dan minat untuk kembali menjadi presiden selama 3 periode. Respon penolakan terakit masa jabatan yang bisa berganti menjadi 3 periode tersebut tidak hanya ditanggapi oleh presiden Jokowi saja. Melainkan juga ditanggapi oleh Bambang Soesatyo selaku ketua MPR RI. Bambang menjelaskan bahwasannya tidak ada sama sekali pembahasan internal terkait dengan pembahasan perubahan periode masa jabatan. Wacana tersebut awalnya diketahui muncul dari salah satu anggota DPR yang berasal dari Fraksi pPartai Demokrat.

Yusril Ihza Mahendra Merasa Prihatin atas Serangan Rachland Nashidik

caffreyforcongress.org – Rachland Nashidik  sebagai Elite Partai Demokrat mengungkapkan Yusril Ihza Mahendra tidak pikirkan demokrasi baik dan menjual pengetahuannya untuk ‘pembegal politik’. Yusril merespons pernyataan tersebut dan berharap sebaiknya Partai Demokrat melacak pengacara untuk hadapi gugatan AD/ART.

“Lebih baik Rachland Nashidik melacak advokat untuk hadapi permintaan uji materil dan formil kepada AD/ART yang diminta oleh 4 anggota PD yang diberhentikan kerja oleh DPP-nya,” ungkap Yusril, kepada wartawan, Selasa (28/9/2021).

Yusril menilai organisasi manapun mempunyai hak mengajukan gugatan ke pengadilan kecuali ada konflik di internal partai. Dia menyebutkan justru lebih baik bersaing argumen di pengadilan daripada ‘di jalanan’.

“Jika ada konflik keperluan di dalam tubuh organisasi manapun, dan mereka membawanya ke ranah hukum, bahkan ke Mahkamah Agung, cara itu perlu dihormati sebagai cara yang sah dan konstitusional. Kan lebih baik ‘beradu’ secara intelektual di pengadilan daripada ‘beradu’ di jalanan. Dikenal sebagai namanya Partai Demokrat. Tentu mereka akan terlampau menghormati tinggi hukum dan demokrasi,” ujarnya.

“Saya mengajak kader-kader PD untuk tetap memakai pikiran yang jernih di dalam hadapi tiap tiap persoalan. Saya kira sikap layaknya itu jadi anggota dari pendidikan politik yang sehat di negara ini,” imbuh Yusril.

Rachland Serang Yusril

Sebelumnya, Rachland Nashidik  sebagai politikus Demokrat memberi serangan ke Yusril Ihza Mahendra. Dia memberikan sindiran pernyataan Yusril perihal demokrasi baik berhubungan dengan gugatan 4 eks kader PD untuk AD/ART PD ke Mahkamah Agung.

“Yusril Ihza Mahendra membuat keluhan reaksi keras pimpinan Demokrat padanya. Ia mengungkapkan gugatannya terhadap AD/ART Partai Demokrat hanya demi ‘demokrasi yang sehat’. Tapi mari kami bertanya: jadi kapan dan dari mana gagasan menyehatkan demokrasi itu hinggap di kepala Yusril?” kata Rachland, kepada wartawan, Selasa (28/9).

Rachland mengatakan Yusril sebagai seorang politikus karatan. Menurut penilaian Rachland, Yusril hanya sebatas menjual pengetahuannya kepada para pembegal politik.

“Yusril bukan cuma profesor hukum tata negara. Ia termasuk politisi karatan. Ketua Umum Partai Bulan Bintang. Menteri terhadap tiga pemerintahan. Tapi kenapa tiba-tiba saja ia tak mampu agen slot online melihat relasi kuasa di balik peristiwa politik yang sedang menghajar Demokrat? Kenapa ia seolah tidak melihat, bahwa apa yang sedang dialami Demokrat tidak sama, dikarenakan terhadap kasus partai lain tak ada perilaku terang-terangan dari Kepala Staf Kepresidenan?” ungkap Rachland.

“Kenapa ia justru mengiris lepas semua itu dari konteks dan konstelasi politik, seolah semua ini berlangsung di dalam area hampa? Apa yang membuatnya mengira mampu membangun ‘demokrasi yang sehat’, bersama mengamini praktik politik opresif dan hina? Bisakah kami simpulkan, Profesor Tata Negara ini terhadap akhirnya cuma manusia biasa yang menjual pengetahuannya terhadap para begal untuk mengakses paksa pintu tempat tinggal korban?” imbuhnya.

Dua orang loyalis Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ulang menyerang ahli Yusril Ihza Mahendr sebagai Hukum Tata Negara lewat cuitannya di twitter. Cuitan dua loyalis AHY, Rachland Nashidik dan Andi Arief itu terkait cara Yusril yang menggugat AD/ART Partai Demokrat ke Mahkamah Agung (MA).

Rachland mengungkapkan memiliki tekad untuk mengacak klaim Yusril Ihza Mahendra yang menjelaskan laksanakan pengujian peraturan perundang-undangan itu dengan tidak memihak. “Saya tidak akan berhenti membongkar klaim tidak benar dari Yusril, kecuali dia memberikan pengakuan melakukan penjualan jasa profesionalnya tanpa adanya embel-embel demokrasi. Tapi di situ termasuk ada pertanyaan: apa dikarenakan Demokrat tak mampu bayar 100 Miliar maka Yusril ganti membela kubu Moeldoko? Dibayar lebih mahal?” katanya lewat akun twitter @rachlannashidik terhadap Rabu (29/9/2021).

Sementara Andi Arief mengemukakan pihaknya siap hadapi upaya hukum yang dikerjakan Yusril tersebut. “Begini Prof @Yusrilihza_Mhd, soal gugatan JR tentu kami hadapi. Jangan khawatir. Kami cuma tidak menyangka dikarenakan Partai Demokrat tidak mampu membayar tawaran anda 100 Milyar sebagai pengacara, anda ganti haluan ke KLB Moeldoko,” kata Andi Arief di akun twitter @Andiarief_.

Sumber https://kabnews.id
Sumber https://nasional.sindonews.com

DPC Demokrat Pantura Blak-blakan Dukung Menantu Pakdhe Karwo Jadi Ketua Jatim

caffreyforcongress.org – Permufakatan Daerah (Musda) DPD Partai Demokrat Jawa timur sampai sekarang belumlah jelas kapan akan diadakan. Beberapa DPC di daerah Pantura terang-terangan mengatakan support ke menantu Bekas Gubernur Pakdhe Karwo yaitu Bayu Airlangga.

Pengakuan support itu dikatakan oleh 3 Ketua DPC Partai Demokrat dari Bojonegoro, Lamongan, dan Gresik. Ketua DPC Demokrat Bojonegoro, Sukur Priyatno menjelaskan, Bayu Airlangga sebagai figur yang memiliki komitmen untuk partai dan dapat berbicara baik dengan pengurus.

“Saya dari sejak awalnya memberikan dukungan Mas Bayu dan terus akan memberikan dukungan beliau sampai jadi Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur di Musda kelak,” kata Sukur dalam penjelasannya, Rabu (29/9/2021).

Sukur menjelaskan argumen faksinya memberikan dukungan Bayu Airlangga karena figurnya yang aktif turun ke DPC dan PAC menjumpai kader di wilayah. Disamping itu, Bayu kerap menolong kader-kader di bawah. Atas dasar itu, DPC PD Bojonegoro all out memenangi Bayu Airlangga sebagai Ketua DPD Demokrat Jawa timur.

“Mas Bayu mempunyai bersejarah dengan Demokrat. Sesudah kelak Mas Bayu menang, langsung bisa pancal gas perkuat mesin dan kader, merengkuh situs judi slot semua kader di bawah. Figure Ketua semacam ini menurut kami benar-benar memudahkan proses koalisi di depan hadapi pemilu 2024, dengan ini saya percaya Demokrat dapat besar di 2024 kelak,” ucapnya.

Support diberi Ketua DPC Demokrat Lamongan Debby Kurniawan. Dianya mengatakan support ke Bayu di Musda DPD Demokrat Jawa timur.

“DPC Lamongan dari sejak awalnya bantu Mas Bayu Airlangga menjadi ketua DPD Demokrat Jawa timur. Kami mengharap penerapan Musda dapat di lekaskan, sama sesuai waktunya, insyaallah rekan-rekan kompak dan aman,” jelas Debby.

Debby akui cenderung pilih Bayu Airlangga menjadi Ketua Partai Demokrat Jawa timur karena banyak hal. Selainnya telah mempunyai bersejarah hubungan dengan partai, Debby memandang figur Bayu Airlangga mempunyai kemampuan untuk kembalikan kemasyhuran Demokrat di Jawa timur.

“Sejauh ini telah diperlihatkan oleh beliau semenjak jadi Wakil Sekretaris DPD PD Jawa timur. Insya Allah Demokrat Jawa timur di bawah kepimpinan Mas Bayu makin kompak makin baik dan semakin bertambah bangku yang akan datang. Loyalitas ini akan kita menjaga lagi hingga menang, telah lama kita menjaga, tinggal menanti agenda Musda-nya,” paparnya.

Ketua DPC Demokrat Gresik Edy Santoso menjelaskan Musda PD Jawa timur semestinya selekasnya dikerjakan dan tidak diundur-tunda oleh DPP. Karena salah satunya lumbung suara Partai Demokrat berada di Jawa timur. Tetapi faksinya masih tetap menghargai DPP Demokrat untuk kejelasan agenda Musda Jawa timur.

“Untuk Musda kelak, kami tidak memberikan dukungan lainnya. Support kita cuman untuk Mas Bayu sampai menang, kapan saja Musdanya diadakan,” jelas Edy.

Edy memaparkan, support DPC Demokrat Gresik memberikan dukungan Bayu Airlangga karena salah satu calon yang karyawan keras. Bayu dipandang rajin turun ke bawah dan bekerja untuk partai.

“Disamping itu, Bayu Airlangga ialah asset penting Demokrat di Jawa timur. Di Musda ini kelak, bukan hanya masalah bantu memberikan dukungan, tetapi lebih dari itu, jika Demokrat harus dapat semakin bertambah kursinya. Keinginan kita pada tangan kepimpinan Mas Bayu di depan bangku Demokrat semakin bertambah dan minimum menjadi tiga besar di semua jenjang baik kabupaten, propinsi atau nasional,” ujarnya.

Dijumpai awalnya, pengurusan DPD Partai Demokrat Jawa timur masa 2016-2021 usai bulan Juni 2021 kemarin. Sekarang ini status Ketua PD Jawa timur dijabat Plt, yaitu diisi Emil Dardak. Untuk Sekretaris dijabat Plt yaitu Bayu Airlangga.

Ada dua nama yang muncul sebagai calon ketua Demokrat Jawa timur. Yaitu Emil Elestianto Dardak yang sekarang ini memegang sebagai Plt Ketua Demokrat Jawa timur dan Wakil Gubernur Jawa timur. Selanjutnya ada nama Bayu Airlangga yang sekarang ini memegang Plt Sekretaris Demokrat Jawa timur sebagai Wakil Ketua Komisi A DPRD Jawa timur.

Sumber https://news.detik.com