Heboh Giring Sindir Anies, Relawan Anies Baswedan Tuding PSI Nebeng Elektabilitas

Hari ini heboh adanya berita yaitu seorang relawan Anies Baswedan, yaitu Geisz Chalifa, yang menuding kritik viral dari sebuah Partai Solidaritas Indonesia atau PSI terhadap kinerja seorang Anies sebagai Gubernur DKI Jakarta disengaja dilakukan hanya untuk demi menggaet elektabilitas partai mawar tersebut. Si Geisz itu kemudian mencoba menyamakan siasat untuk melakukan pendekatan yang ia lakukan ketika saat muda terhadap intelektual yang besar seperti contohnya, Nurkholis Majid sehiingga ia bisa terlihat pintar.

Tanggapan Relawan Anies Baswedan

Selain itu, ada juga suatu kelompok relawan yang bisa disebut Bala Anies, mengatakan bahwa Plt Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia, Girinig Ganesha, sangat provokatif slot online dan terlihat berupaya menggiring opini banyak masyarakat dengan main tuding Gubernur DKKI Jakarta, Anies Baswedan, seorang pembohong. Bala Anies yang merupakan kelompok relawan Anies yang memiliki markas di Yogyakarta itu pun sangat kesal dan tidak setuju dengan perkataan sang ketua umum Partai anak muda tersebut.

Sang ketua dari relawan Bala Anies, Sismono Laode, menuliskan bahwa Ia mengajak masyarakat menganggap perkataan sang Ketua Umum PSI, Giring Ganesha, sebagai candaan saja. Ia juga ingin menjelaskan ke masyarakat bahwa jangan terlalu ditanggapi serius karena hal itu wajar dengan melihat Giring baru pertama kali untuk memiliki pengalaman di politik.

Geisz sendiri mengungkapan bahwa ada kebisingan atau noise dari partai mawar itu alias Partai Solidaritas Indonesia yang dianggap wajar-wajar saja karena mereka mau menaikkan elektabilitas. Ia juga beranggapan bahwa apabila jika tidak melalui Anies maka melalui jalan mana, memang terkadang perlu nebeng melalui orang besar. Setidaknya begitulah yang diungkapan Geisz dalam diskusi Anies-Giring yang berbalas sindiran di IBu Kota yang digelar Total Politik di Pasar Minggu.

Agar suara dari Partai Solidaritas Indonesia didengar oleh khalayak umum, partai anak muda tersebut sengaja untuk menghajar Anies, begitulah yang diungkapkan oleh sang relawan Anies, Geisz Chalifa, tersebut. DIlanjutkan dengan mengatakan bahwa apabila PSI memang benar-benar merupakan partai yang mencakup seluruh negara Indonesia, maka seharusnya pihak yang dikritik adalah penguasa yang memiliki kuasa serta aparat negara seperti contohnya polisi dan juga tentara.

Disisi lain, kata Geisz, ANies sendiri tidak memiliki apapun, termasuk partai. Menurutnya juga, Anies Baswedan hanya memiliki prestasi yang berhasil didapatkan selamat kurun waktu 4 tahun berturut-turut serta angka banjir dan juga contoh lainnya adalah kemacetan yang kian menurun. Geisz menyindir bahwa Partainya partai seIndonesia, Partai SOlidaritas Indonesia, tapi kok substansinya partai hanya seputaran ibu kota saja.

Beberapa waktu sebelumnya, Partai Solidaritas Indonesia gencar untuk menyerang dengan kritikan kinerja Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, ini. Menggunakan kritik itu, meliputii rencana gelaran Formula E, rumah DP 0 persen, program naturalisasi dan juga adanya normalisasi sungai yang belum juga dilaksanakan, serta pembangunan trotoar.

Pihak lain yang ikut melakukan kritikan pada Giring Ganesha sebagai Ketua Umum PSI adalah anggota DPRD DKI Jakarta dari fraksi partai Gerindra, Syarif. Syarif menilai narasi atau perkataan yang coba dibangun oleh Giring Ganesha tersebut sangatlah dangkal dan penuhu kebencian yang dimana hal yang seharusnya tidak ditampilkan oleh seorang pemimpin. Dalam beberapa waktu kurun terakhir, tensi yang terjadi antara Partai Solidaritas Indonesia dengan Anies Baswedan serta dengan relawan Anies Baswedan dirasakan sangat semakin memanas, puncaknya terjadi saat sang Ketua Umum Partai Soldiaritas Indonesia, Giring Ganesha, melakukan kunjungan lokasi pelaksanaan Formula E dan warga yang terdampak pembangunan Jakarta International Stadium atau JIS.

Kronologi PSI Jelaskan Awal Program Nasi Kotak Hingga Warga Keracunan

Insiden menghebohkan publik yang terjadi baru-baru ini ikut menyeret nama Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Insiden tersebut yaitu keracunan makanan yang terjadi pada warga Koja, Jakarta Utara. Setelah menyantap nasi kotak berlogo PSI. Oleh karena itu, pada Selasa (2/11) PSI jelaskan awal program nasi kotak hingga warga keracunan.

PSI memang rutin melaksanakan program pembagian nasi kotak ke berbagai wilayah di Indonesia. Sejak April 2021 lalu. Program ini awalnya hanya melibatkan para pengurus dan kader. Namun, pada bulan Agustus program ini sudah mulai melibatkan publik.

Kronologi PSI Jelaskan Awal Program Nasi Kotak Hingga Warga Keracunan

Saat dihubungi pada Selasa, (2/11) pihak PSI menyatakan bahwa program ini memiliki tujuan kemanusiaan. Yaitu ikut membantu masyarakat dalam situasi pandemi Covid-19. Pihak PSI menegaskan bahwa program tersebut bertujuan untuk memenuhi asupan makanan bergizi untuk masyarakat. Terutama yang haru menjalani isolasi mandiri.

  1. Penjelasan PSI terkait kasus keracunan makanan

PSI mengungkapkan bahwa kasus keracunan makanan tersebut akan dijadikan bahan evaluasi. Ia mengatakan bahwa PSI akan lebih berhati-hati dalam mpo88 melaksanakan program semacam ini. “Pastinya lebih berhati-hati. Kemarin warung yang menyediakan rice-box itu juga sudah membuat 1000 porsi, namun sayangnya juga tetap terjadi kesalahan,” ujar Bimmo.

Sebelum PSI jelaskan awal program nasi kotak hingga warga keracunan tersebut. Bimmo bersama Giring Ganesha selaku Ketua Umum juga telah mengunjungi warga yang menjadi korban. Pihak PSI telah meminta maaf secara langsung atas insiden yang terjadi tersebut.

Program bagi-bagi nasi kotak gratis ini sebelumnya telah diunggah di akun Twitter PSI @psi_id saat membagikan nasi kotak kepada warga Banjar Pemangkalan, Denpasar Utara, Bali. Kesempatan tersebut telah dimanfaatkan oleh Giring selaku Ketum untuk berbincang dengan warga mengenai banyak hal, seperti cuitan yang diunggah PSI.

PSI juga telah bekerjasama dengan UMKM dengan memesan sejumlah nasi kotak untuk dibagikan pada warga ke UMKM tersebut. Ini artinya, PSI turut serta menghidupkan kembali UMKM yang terdampak pandemi Covid-19.

  • Sampel nasi kotak diperiksa BPOM

Yudi Dimyati selaku Kepala Suku Dinas Kesehatan (Kasudin) Jakarta Utara mengatakan bahwa sampel nasi kotak berlogo PSI yang menyebabkan warga keracunan telah diperiksa oleh BPOM. “Sampel sudah diperikasi BPOM, tetapi hasilnya belum disampaikan,” ujar Yudi saat dihubungi Rabu, (27/10).

Yudi mengatakan bahwa BPOM telah mangambil sampel makanan dengan mendatangi lokasi warga pada Selasa, (26/10). Pihaknya dipastikan akan mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai hasil pemeriksaan yang dilakukan BPOM.

  • Warga yang keracunan makanan sudah berhasil pulang dari RS

Kasus keracunan makanan dimulai saat warga RW 006, Kelurahan Koja, Jakarta Utara usai menyantap nasi kotak gratis berlogo PSI pada Minggu (24/10). Mengenai kasus tersebut, sebenarnya para warga tidak terlalu mempermasalahkan. PSI sendiri juga dinilai telah bertanggung jawab dalam menyelesaikan permasalahan ini.

Para warga yang dirawat di RSUD Koja juga sudah pulang dari RS dalam keadaan sehat. Hal itu seperti yang diutarakan Suratman saat ditemui pada Selasa (2/11). “Alhamdulillah, sudah pulang sejak beberapa hari lalu dan sudah sehat semaunya.”

Ia juga menyampaikan bahwa sejauh ini, belum ada lagi warga yang dimintai keterangan dari polisi. PSI sendiri juga sudah menyampaikan permintaan maafnya dan bertanggung jawab atas insiden yang terjadi.

Viani Limardi Resmi Dipecat, Psi Sudah Siapkan Penggantinya

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sudah melakukan persiapan terkait dengan pemberhentian salah satu anggotanya, Viani Limardi. Viani merupakan salah satu anggota yang sebelumnya juga duduk di kursi Dewan perwakilan Rakyat daerah (DPRD) DKI Jakarta. Siapapun nanti pengganti Viani, pihak PSi akan melakuan koordinasi bersama KPUD DKI Jakarta.

” Selanjutnya dari PSI sendiri  akan melakukan penegecekkan data terlebih dahulu dengan KPUD. Nanti juga akan ada surat yang dikirimkan ke KPUD. Jadi ya memang penggantinya sudah ada, dan pastinya kandidat tersebut mendapatkan suara terbanyak,” ungkap Michael Sianipar selaku ketua DPW PSI Jakarta selasa (12/10/2021).

5 Fakta-Fakta Terkait Pemecatan Viani Limardi

Sebelumnya Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSi telah memberikan penjatuhan sanksi kepada anggotanya, Viani  yang dinilai terlalu banyak melanggar aturan. Sanksi berupa slot maha168 pemberhentian selamanya tersebut juga sudah melalui proses yang panjang dan silakukan sesuai dengan prosedur internal di partai. Berikut ini beberapa aturan yang dilanggar oleh Viani hingga menyebabkan dirinya diberhentikan dari PSI:

1. Terjun ke dunia politik sejak tahun 2017

Karir Viani di dunia politik tanah air dimulai pada tahun 2017 silam. Sebelumnya di tergabung dalam Jangkar Solidaritas menjadi advokad hukum. Kariknya di dunia hukum juga sudah cukup lama, yakni sejak tahun 2011 silam.

Diketahui Viani juga pernah tergabung di beberapa firma hukum, seperti Legal Staff PT Jaya Proteksindo Sakti, Legal Assistant PT MARSH Indonesia, Partner Setiarto and Partners Law Firm dan Associate Supramono Vyori Santoso Law Office.

2. Menggelembungkan jumlah dana reses

Alasan utama yang menjadi dasar mengapa Viani diberhentikan dari keanggotan PSI adalah terkait penggelembungan dana. Ia diduga melakukan pembengkakakn laporan pada kegiatan reses menggunakan dana APBD.Setelah dilakukan pengecekkan ternyata dana yang tertulis pada laporan tersebut tidak sesuai dengan riilnya.

Sedangkan reses merupakan kegiatan yang selalu dilakukan secara rutin. Atas kesalahnnya terebut, Viani dinilai telah melanggar aturan perilaku anggota legislatif PSI yakni pada pasal 5 angka 3.

3. Melanggar aturan ganjil genap

Wanita berdarah Makassar tersebut juga pernah terciduk sedang adu mulut bersama engan petugas lalu-lintas. Viani diketahui telah melanggar aturan terkait ganjil genap yang diberlakukan, teatnya pda Agustus 2021 lalu. Namun, saat diklarifikasi Viani membantah jika dirinya sedang cekcok, melainkah hanya sekedar berbincang-bincang bersama petugas.

Terkait hal tersebut, akhirnya Viani juga dinilai telah melakukan pelanggaran sebagai anggota legislatif PSI yakni pada pasal 4 angka 3. Ia diangga tidak mematuhi peraturan dari DPP PSI akibat pelangaran aturan ganjil genap yang dilakukan.

4. Tidak melakukan pemotongan gaji

Di masa pandemi ini, PSI memberikan aturan kepada para kadernya yang duduk di kursi pemerintahan untuk pemotongan gaji. Pemotongan gaji tersebut merupakan bentuk bantuan untuk penanganan Covid-19. Namun instruksi yang tertuang pada pasal 11 angka 7 tersebut tidak dilakukan oleh Viani selaku anggota legislatif PSI.

5. Sudah diberi peringatan

Pemberhentian Viani bukanlah sebuah keputusan pertama yang diambil. Sebelumnya Viani juga sudah diberikan sejumlah surat peringatan dari PSI sebanyak dua kali. Namun untuk surat keputusan yang ketiga ini, PSI memutuskan untuk memberhentikan sanksi pemberhentian selamanya melalui Surat Keputusan DPP PSI Nomor 513/SK/DPP/2021. Nah itulah beberapa fakta-fakta yang dinilai menjadi penyebab mengapa Viani Limardi diberhentikan secara permanen dari partai yang mengusungnya. Selanjutnya tentang proses pergantian antar waktu (PAW) akan merujuk pada ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu dan UU Nomor 17 Tahun 2014 tentang MD3.

PSI Semprot PAN Terkait Koalisi Pemerintahan Jokowi

caffreyforcongress.org – Sebelumnya, dari fraksi PAN (Partai Amanat Nasional) melalui Jubir (Juru Bicara), Rizki Aljupri, menyatakan pernyataan pedas terhadap fraksi PSI (Partai Solidaritas Indonesia). Yang mana melalui pernyataannya, Rizki Aljupri, meminta kepada PSI untuk tidak menjadi benalu dalam pemerintahan Joko Widodo (Jokowi). Dengan pernyataan pedas tersebut, PSI semprot PAN terkait koalisi pemerintahan Jokowi. Sedianya PSI melakukan serangan balik kepada PAN, melalui Jubirnya, Nanang Priyo Utomo, PSI menyebutkan bahwasanya PAN sendiri merupakan anggota junior di dalam koalisi pemerintahan saat ini.

Memang PSI sendiri tidak tinggal diam dengan adanya pernyataan dari Jubir PAN tersebut. Lantas, Nanang meminta PAN untuk sedianya mengecek data partai koalisi anggota senior pemerintahan Jokowi yang lainnya. Menurut Nanang, apakah partai politik senior yang menjadi anggota koalisi Jokowi semuanya benalu? Jadi jangan hanya PSI saja yang disoroti, banyak partai politik senior yang lainnya.

Sebagaimana yang sudah dilansir dari media CNNIndonesia.com, pada hari Jumat (27/8) kemarin.Nanang menyarankan kepada semua anggota dari fraksi PAN untuk menanyakan langsung kepada Bapak Jokowi dan Bapak Kiai Ma’ruf. Apakah selama pemerintahan Bapak Jokowi sekitar 2 tahun sekarang ini fraksi PSI menjadi benalu? PSI sendiri salah satu parpol yang fair dalam memberikan dukungannya kepada koalisi Jokowi. Nanang sendiri dengan bangga menyatakan bahwa PSI tidak berpotensi menjadi Parpol benalu.

Dalam Pertemuan Koalisi Pemerintahan Jokowi, PSI dan PAN Saling Serang.

Melalui pernyataannya Jubir PSI tersebut sedianya mengklaim bahwasanya PSI sendiri merupakan Patai Politik yang konsisten. Tentu saja konsisten dalam agen slot online terpercaya mendukung Bapak Jokowi semenjak awal Pemilihan Presiden. Oleh karena itu, Nanang mengakui bahwa PSI tidak pernah menjadi benalu yang mencari keuntungan dalam pemerintahan Bapak Jokowi. Untuk itu PSI termasuk salah satu Partai Politik Senior dalam koalisi pemerintahan Jokowi.

Pernyataan Nanang sendiri sedianya juga di dukung oleh Raja Juli Antoni, selaku Sekretaris Dewan Pembina PSI. Yang mana dalam pernyataannya, Sekretaris Dewan Pembina PSI tersebut mengungkapkan bahwa PAN pernah memainkan sistem politik dua kaki. Dan apa yang dilakukan oleh PAN tersebut benar-benar nyata, berdasarkan sejarah dan juga fakta.

Dengan adanya dukungan tersebut, Nanang kemudian menyerang balik PAN. Dengan pernyataan tegasnya, menghimbau agar PAN tidak menghianati pemerintahan Jokowi untuk yang kedua kalinya. Di saat PAN sudah bergabung di koalisi Jokowi tersebut.

Memang diketahui, PAN bergabung dengan koalisi Jokowi di bulan September 2015. Akan tetapi PAN sendiri sudah memutuskan untuk keluar dari koalisi Jokowi dengan ditandai mundurnya salah satu kader PAN. Yang bernama Asman Abnur, pada waktu itu kader PAN tersebut menjabat sebagai Menpan-RB (Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi) di bulan Agustus 2018.

Pada dasarnya dari fraksi PSI sendiri menyambut baik atas kembalinya fraksi PAN ke koalisi Jokowi. Namun PAN sendiri yang menyulut api kepada fraksi PSI. Dengan pernyataan yang tidak mengenakan dari salah satu Jubir PAN, yang mengatakan bahwa PSI merupakan benalu dalam pemerintahan Jokowi.

Sebenarnya perselisihan yang terjadi antara PSI dengan PAN terjadi ketika politikus PSI, Raja Juli Antoni membuka kedok PAN. Yang mana PAN bermain sistem politik dua kaki, sementara politikus PSI tersebut hanya mengingatkan. Hal itu memang sengaja diungkapkan oleh politikus PSI karena melihat PAN juga menghadiri pertemuan yang diadakan di Istana Negara bersama sejumlah parpol koalisi Jokowi.

Dari pihak PAN sendiri menegaskan, bahwasanya PAN tidak pernah bermain sistem politik dua kaki di dalam koalisi pemerintahan Jokowi. Untuk itulah mengapa PAN menyebut PSI adalah partai benalu dalam pemerintahan Jokowi.