PSI Semprot PAN Terkait Koalisi Pemerintahan Jokowi

caffreyforcongress.org – Sebelumnya, dari fraksi PAN (Partai Amanat Nasional) melalui Jubir (Juru Bicara), Rizki Aljupri, menyatakan pernyataan pedas terhadap fraksi PSI (Partai Solidaritas Indonesia). Yang mana melalui pernyataannya, Rizki Aljupri, meminta kepada PSI untuk tidak menjadi benalu dalam pemerintahan Joko Widodo (Jokowi). Dengan pernyataan pedas tersebut, PSI semprot PAN terkait koalisi pemerintahan Jokowi. Sedianya PSI melakukan serangan balik kepada PAN, melalui Jubirnya, Nanang Priyo Utomo, PSI menyebutkan bahwasanya PAN sendiri merupakan anggota junior di dalam koalisi pemerintahan saat ini.

Memang PSI sendiri tidak tinggal diam dengan adanya pernyataan dari Jubir PAN tersebut. Lantas, Nanang meminta PAN untuk sedianya mengecek data partai koalisi anggota senior pemerintahan Jokowi yang lainnya. Menurut Nanang, apakah partai politik senior yang menjadi anggota koalisi Jokowi semuanya benalu? Jadi jangan hanya PSI saja yang disoroti, banyak partai politik senior yang lainnya.

Sebagaimana yang sudah dilansir dari media CNNIndonesia.com, pada hari Jumat (27/8) kemarin.Nanang menyarankan kepada semua anggota dari fraksi PAN untuk menanyakan langsung kepada Bapak Jokowi dan Bapak Kiai Ma’ruf. Apakah selama pemerintahan Bapak Jokowi sekitar 2 tahun sekarang ini fraksi PSI menjadi benalu? PSI sendiri salah satu parpol yang fair dalam memberikan dukungannya kepada koalisi Jokowi. Nanang sendiri dengan bangga menyatakan bahwa PSI tidak berpotensi menjadi Parpol benalu.

Dalam Pertemuan Koalisi Pemerintahan Jokowi, PSI dan PAN Saling Serang.

Melalui pernyataannya Jubir PSI tersebut sedianya mengklaim bahwasanya PSI sendiri merupakan Patai Politik yang konsisten. Tentu saja konsisten dalam agen slot online terpercaya mendukung Bapak Jokowi semenjak awal Pemilihan Presiden. Oleh karena itu, Nanang mengakui bahwa PSI tidak pernah menjadi benalu yang mencari keuntungan dalam pemerintahan Bapak Jokowi. Untuk itu PSI termasuk salah satu Partai Politik Senior dalam koalisi pemerintahan Jokowi.

Pernyataan Nanang sendiri sedianya juga di dukung oleh Raja Juli Antoni, selaku Sekretaris Dewan Pembina PSI. Yang mana dalam pernyataannya, Sekretaris Dewan Pembina PSI tersebut mengungkapkan bahwa PAN pernah memainkan sistem politik dua kaki. Dan apa yang dilakukan oleh PAN tersebut benar-benar nyata, berdasarkan sejarah dan juga fakta.

Dengan adanya dukungan tersebut, Nanang kemudian menyerang balik PAN. Dengan pernyataan tegasnya, menghimbau agar PAN tidak menghianati pemerintahan Jokowi untuk yang kedua kalinya. Di saat PAN sudah bergabung di koalisi Jokowi tersebut.

Memang diketahui, PAN bergabung dengan koalisi Jokowi di bulan September 2015. Akan tetapi PAN sendiri sudah memutuskan untuk keluar dari koalisi Jokowi dengan ditandai mundurnya salah satu kader PAN. Yang bernama Asman Abnur, pada waktu itu kader PAN tersebut menjabat sebagai Menpan-RB (Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi) di bulan Agustus 2018.

Pada dasarnya dari fraksi PSI sendiri menyambut baik atas kembalinya fraksi PAN ke koalisi Jokowi. Namun PAN sendiri yang menyulut api kepada fraksi PSI. Dengan pernyataan yang tidak mengenakan dari salah satu Jubir PAN, yang mengatakan bahwa PSI merupakan benalu dalam pemerintahan Jokowi.

Sebenarnya perselisihan yang terjadi antara PSI dengan PAN terjadi ketika politikus PSI, Raja Juli Antoni membuka kedok PAN. Yang mana PAN bermain sistem politik dua kaki, sementara politikus PSI tersebut hanya mengingatkan. Hal itu memang sengaja diungkapkan oleh politikus PSI karena melihat PAN juga menghadiri pertemuan yang diadakan di Istana Negara bersama sejumlah parpol koalisi Jokowi.

Dari pihak PAN sendiri menegaskan, bahwasanya PAN tidak pernah bermain sistem politik dua kaki di dalam koalisi pemerintahan Jokowi. Untuk itulah mengapa PAN menyebut PSI adalah partai benalu dalam pemerintahan Jokowi.