Sambut Pemilu 2024, PPP Targetkan 3000 Kursi DPRD

Meskipun kontestasi  pemilu masih akan diselenggarakan  2 tahun lagi nyatanya kini sudah banyak partai  politik yang sudah  mulai mempersiapkan. Salah satunya yakni dari partai PPP atau Partai Persatuan Pembangunan. Ketua umum dari PPP sendiri yakni Suharso Monoarfa meminta kepada para  anggotanya yang saat ini duduk di kursi DPRD fraksi PPP. Untuk kembali  mengajukan diri sebagai Calon Legislatif (caleg) pada ada Pemilu yang akan digelar 2024 mendatang. Adapun target yang ingin dicapai oleh Suharso yakni menang dengan jumlah kursi sebanyak  3000.

“Dari yang sebelumnya yakni 1059 kursi maka untuk Pemilu 2024 mendatang wajib menjadi 3000 kursi. Kemudian jika ada di daerah pilihan atau mpo88 dapil yang masih kosong baik itu di daerahnya maupun di daerah tetangganya maka tolong untuk diisi,” jelas Suharso dalam keterangannya pada acara workshop DPRD fraksi PPP yang berada di Grand Hotel Paragon Minggu 28 November 2021.

“Kita mempersilahkan untuk para anggota yang saat ini sudah menjadi DPRD PPP untuk kembali maju mendaftarkan diri menjadi Calon Legislatif dan bisa menjadi nomor satu. tetapi yang harus diketahui yakni syaratnya tidak ada konflik,”  lanjutnya.

Suharso mengatakan lagi jika saat ini PPP akan terus menyiapkan berbagai perangkat guna  memperoleh hasil yang memuaskan supaya bisa menang pada Pemilu 2024 mendatang. Diantaranya seperti dengan membantu pemenangan hingga tingkat TPS (Tempat Pemungutan Suara).

“Tentunya mereka yang akan ditugaskan merupakan orang-orang yang bebas independen dan juga Merdeka sehingga mereka  bisa bertugas secara netral,” lanjutnya lagi.

Menurutnya kerja-kerja elektoral yang harus dilakukan menjelang Pemilu tidak bisa dilakukan dengan sembarangan. Namun juga perlu dilakukan secara konsisten kontinyu dan berirama.

“Nantinya kita juga harus memiliki tim cyber atau pasukan cyber minimalnya 1 orang. Ini menjadi salah satu komponen yang penting untuk mengetahui dan melihat demi menjaga keelektoralan dari PPP,” imbuhnya lagi.

 Selanjutnya partai dengan warna hijau berlog Ka’bah ini akan masuk ke daerah-daerah guna membantu di Dapil untuk mengetahui  dan memahami bagaimana  teknik kampanye yang mudah untuk dilakukan. PPP ingin nantinya kerja elektral yang  dilakukan bisa menempuh langkah yang paling tepat.

“Tentunya kinerja yang dilakukan harus membangkitkan  beruntun mengajak serta kontinyu. Dan insya Allah nantinya kita  dapat memperoleh kembali puncak kejayaan PPP,” kata Suharso.

Polemik penetapan jadwal pemilu 2024

Sebelumnya penetapan terkait kapan tepatnya diselenggarakan pemilihan umum pada tahun 2024 masih menjadi polemik. Dan hingga saat ini masih terjadi perbedaan pendapat antar beberapa partai politik dan juga dari pihak  KPU (Komisi Pemilihan Umum).

Awalnya dari pihak komisi II DPR RI dan KPU menetapkan bahwa Pemilu akan digelar pada tanggal 21 Februari 2024. Kemudian Penetapan tersebut disanggah oleh Kemendagri selaku perwakilan pemerintah dan mengusulkan agar Pemilu digelar pada tanggal 15 Mei 2024.

Atas perbedaan pendapat tersebut emudian terjadilah dua kubu yang berbeda pendapat. Adapun kubu yang pro dengan pemilu digelar pada 21 Februari 2024 antara lain KPU fraksi PDIP, fraksi PKS dan fraksi PPP. Sedangkan untuk kubu yang pro pemilu diselenggarakan pada tanggal 15 Mei 2024 yakni pemerintah, fraksi Gerindra, fraksi Golkar, fraksi PAN dan fraksi Nasdem. Sedangkan dari Fraksi PKB dan juga Fraksi Demokrat mengikuti kesepakatan yang nantinya akan menjadi keputusan akhir.

Persiapan Pemilu 2024, Bawaslu Tingkatkan Kompetensi dan Standarisasi SDM

Menjelang pemilu serentak yang akan dilakukan pada tahun 2024, pihak Bawaslu sudah melakukan berbagai persiapan. Bawaslu 2024 kini akan meningkatkan standarisasi kompetensi dan sumber daya manusia yang ahli dibidangnya.

Ketua Bawaslu Abhan mengungkapkan kalau standar kompetensi itu menjadi sangat penting demi meningkatkan kapasitas pengawas pemilu. Pengembangan kompetensi ini sangat diperlukan pada tahap awal pemilihan. Kompetensi pengawasan ini seperti pengawasan dana kampanye, pengawasan data pemilihan, dan kemampuan investigasi.

Seiring dimulainya tahapan pemilu pada tahun 2022, maka kelompok pertama yang perlu dilatih adalah komisioner dan sekretariat. Latihan ini harus segera dimulai untuk menghadapi perubahan kultur terhadap SOTK dan undang-undang Pemilu No 7 2019.

Pentingnya Penguatan Kapasitas SDM Pengawasan Pemilu

Meningkatkan kapasitas SDM pada pengawasan pemilu itu sangatlah penting. Pengawas pemilu haruslah memiliki semangat kebersamaan. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi dan mencegah terjadinya tindakan radikalisme yang bisa menggoyahkan stabilitas daerah.

Penguatan kapasitas SDM Bawaslu 2024  bertujuan untuk menjaga hubungan baik antara Bawaslu Provinsi, Kota, dan reformasi mental ke arah yang lebih baik. Nantinya SDM Bawaslu akan memiliki sikap dan perilaku yang berintegritas.

Ketua Bawaslu Abhan mengungkapkan kalau sangat penting meningkatkan rasa persatuan, kesatuan dan nasionalisme pada diri pengawas pemilu. Hal ini bertujuan agar terciptalah karakter yang kuat sebagai pengawas pemilu berjiwa Pancasila.

Melihat hal ini pengawas pemilu dituntut untuk bisa berkomunikasi dengan baik, efektif, dan efisien agar bisa menjalankan tugasnya secara maksimal. sebagai mpo88 pengawas pemilu itu dalam menjalankan tugasnya tidak boleh terbawa emosi. Mengingat semua tindakan dan keputusan harus didasari oleh pertimbangan yang logis dan secara matang.

Sebagai petugas pemilu tidak boleh mengambil keputusan berdasarkan emosi. Kalau sampai terbawa emosi hasil pekerjaannya tidak objektif. Terlebih pengawas pemilu itu akan berinteraksi dengan berbagai karakter orang dalam menjalankan tugas. Jadi penting sekali memiliki kemampuan interaksi dan pemahaman orang lain dalam berbagai kondisi dan situasi.

Sebagai pengawas pemilu itu perlu meningkatkan kesadaran sosial, memiliki jiwa kepemimpinan, kemampuan dalam merencanakan, integritas, efektif dan efisien.

Bawaslu 2024 menjadi perhatian khusus dalam pelaksanaannya. Salah satunya dengan menyiapkan tim khusus untuk mengawasi media sosial selama pemilu serentak 2024. Pengawasan terhadap media sosial ini sangatlah penting agar tidak menimbulkan terjadi salah paham yang memicu perpecahan.

Bawaslu Membentuk Tim Khusus Untuk Awasi Pemilu di Media Sosial

Bawaslu 2024 akan membentuk tim yang terdiri dari biro hukum, pengawasan, dan Puslitbangdiklat. Nantinya tim tersebut akan bekerja untuk mengawasi semua yang terjadi selama pemilu di media sosial.

Bentuk pengawasan media sosial seperti adanya kampanye yang dilakukan di luar jadwal. Terdapat dugaan tindakan pidana pemilu yang terjadi di media sosial dan berbagai masalah yang terjadi di media sosial. Nantinya tim khusus tersebut akan melakukan pengawasan sesuai undang-undang di media sosial.

Di lain pihak, Abhan mengungkapkan kalau penetapan tanggal pemilihan umum 2024 belum juga ada perkembangan. Hanya ada 2 opsi yang diberikan pemerintah di bulan Mei 2024 dan yang diberikan KPU pada bulan februari 2024.

Selain mempersiapkan diri dengan memberikan pelatihan SDM dan membentuk tim khusus, Bawaslu terus menunggu kepastian tanggal penyelenggaraan pemilu. Mengingat semua kewenangan akan penetapan tanggal hanya ditangan Penyelenggara Pemilu. Sebenarnya belum adanya penetapan jadwal pemilu, tidak berpengaruh terhadap persiapan pemilu. Satu hal yang paling penting penguatan SDM agar pemilu serentak 2024 bisa berjalan dengan lancar tanpa ada masalah yang serius.

Sandiaga Uno Pilihan Ibu-ibu untuk Capres 2024

caffreyforcongress.orgSandiaga Uno Pilihan Ibu-ibu untuk Capres 2024, Salam Institut mengadakan webinar politik dan kebangsaan bersama tema ‘Menakar Elektabilitas Figur Capres 2024 Pilihan Emak-emak’. Nama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno dibincang-bingcang di dalam pembahasan yang diadakan secara online tersebut.

Sejumlah pembicara turut datang di dalam webinar tersebut. Di antaranya berasal dari perwakilan Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (Kedai Kopi) Hendri Satrio, Direktur Perludem, Titi Anggraini, dan Ketua PP Wanita PUI, Iroh Siti Zahroh.

Dalam paparannya, Kedai Kopi diwakili oleh Hendri Satrio mengungkapkan tersedia tiga kriteria calon presiden pilihan wanita terutama tim emak-emak. Ketiga kriteria itu adalah merakyat, tegas, dan jujur.

“Emak-emak tuh yang mutlak merakyat, cerdas, jujur, berdasarkan hasil survei,” kata Henri Satrio, Rabu (15/9/2021).

Sementara itu, Direktur Perludem Titi Anggraini menjelaskan, perempuan semestinya menjadi sasaran pergerakan pasangan calon (paslon). Terlebih, pemilih perempuan terhadap pemilu 2019 lebih banyak ketimbang laki-laki.

“Harusnya perempuan termasuk menjadi wilayah pergerakan paslon. Paslon termasuk menghadirkan perempuan bukan hanya diperlukan suara, namun menghadirkan agen slot online perempuan yang terdengar masuk ke di dalam visi misi yang dapat paslon buat,” ucapnya.

Senada bersama Titi, Ketum PP Wanita PUI, Iroh Siti Zahroh menyatakan perempuan punya guna mutlak terhadap pilpres 2024 nanti. Sebab, nyaris 50 persen berasal dari 270 juta rakyat Indonesia adalah kalangan emak-emak.

“Data lain membuktikan ini generasi Z itu tersedia 27,95 (persen). Nah itu termasuk tersedia perempuan, belum menjadi emak-emak. Biasanya terkecuali berasal dari aspek umur, nah ini sebagai pemilih pemula. Jadi kunci termasuk bahwa perempuan ini ada kontribusi di dalam pemilihan,” ungkap Iroh.

Lebih jauh, Iroh termasuk menyatakan ihwal kriteria pemimpin yang di inginkan emak-emak. Menurut dia, sosok pemimpin yang di inginkan emak-emak adalah alim, mampu membangkitkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), berpengalaman, hingga punya kapabilitas

Saat ditanya apakah kriteria tersebut mengarah terhadap sosok Menparekraf Sandiaga Uno, Iroh tidak menyatakan secara gamblang. Namun, Iroh menyebut Sandiaga sebagai spesial yang jujur.

“Kami hanya memberikan kriteria. Misalnya keliru satunya tadi yang disinggung, Bang Sandiaga Uno merupakan sosok yang jujur, karena sebetulnya dia memberikan LKHPN-nya itu ya memang benar apa adanya. Background termasuk keluarga (baik), dia pengalamannya profesional,” tutur Iroh.

Menparekraf Sandiaga Uno dinilai memadai tenar di kalangan ibu-ibu di semua Indonesia.

Ketua umum (PUI) Persatuan Umat Islam, Iroh Siti Zahroh menjelaskan Sandiaga Uno memiliki kesempatan menjadi calon presiden dengan pertolongan kaum perempuan untuk Pemilu 2024.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menjadi penuturan di dalam webinar bersama tema, “menakar elektabilitas figur capres 2024 pilihan emak-emak”.

Iroh menyatakan perempuan punya guna mutlak terhadap Pilpres 2024, karena nyaris 50 persen berasal dari 270 juta rakyat Indonesia adalah kalangan emak-emak.

“Data lain membuktikan di generasi Z tersedia 27,95 persen perempuan. Kalau berasal dari aspek umur sebagai pemilih pemula. Jadi, perempuan ini punya kontribusi di dalam pemilihan,” tutur Iroh seperti dikutip berasal dari antaranews.com.

Menurut Iroh, kriteria pemimpin yang di inginkan emak-emak di antaranya alim, mampu membangkitkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), berpengalaman, hingga punya kapasitas dan kapabilitas.

Sementara itu, Direktur Perludem Titi Anggraini menyatakan perempuan semestinya menjadi target pergerakan pasangan calon. Terlebih, pemilih perempuan terhadap Pemilu 2019 lebih banyak daripada laki-laki.